BSM Catat Laba Bersih Rp181 Miliar di Kuartal II-2017

Angga Bratadharma    •    Rabu, 09 Aug 2017 12:34 WIB
bsm
BSM Catat Laba Bersih Rp181 Miliar di Kuartal II-2017
Suasana konferensi pers Bank Syariah Mandiri terkait paparan kinerja di kuartal II-2017 (Foto: MTVN/Angga Bratadharma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatat laba bersih sebesar Rp181 miliar hingga kuartal II-2017. Adapun perolehan tersebut mengalami pertumbuhan sebanyak delapan persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp167,64 miliar.

Direktur Mandiri Syariah Choirul Anwar menyebut, di tengah kondisi makroekonomi yang belum kondusif, BSM mampu membukukan kinerja yang positif. Kinerja yang baik itu sejalan dengan implementasi lima strategi utama Mandiri Syariah. Dalam hal ini, BSM terus memperkuat strategi untuk terus tumbuh dan berkembang di masa mendatang.

Adapun pertumbuhan bisnis yang sustain di antaranya tercermin dengan peningkatan aset, pembiayaan berkualitas, dan komposisi dana murah. Per posisi Juni 2017 aset Mandiri Syariah tercatat Rp81,90 triliun atau mengalami pertumbuhan sebanyak 13,72 persen dibandingkan dengan posisi Juni 2016.

"Alhamdulillah strategi yang dijalankan membuahkan hasil," kata Choirul Anwar, dalam sebuah konferensi pers tentang paparan kinerja Mandiri Syariah triwulan II-2017, di Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Selain itu, sampai dengan triwulan II-2017, BSM menyalurkan pembiayaan sebesar Rp58,06 triliun atau tumbuh 10,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2016 yang berada di angka Rp52,71 triliun.

Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13,34 persen menjadi Rp72,30 triliun dibandingkan dengan periode sebelumnya yang sebesar Rp63,79 triliun. Mayoritas DPK adalah dana murah dengan komposisi sebesar 51,11 persen yang terdiri dari giro dan tabungan.

Meningkatnya pembiayaan berdampak positif pada pendapatan margin dan bagi hasil bersih Bank yang tumbuh 14,05 persen menjadi Rp3,53 triliun pada triwulan II-2017 dibandingkan Rp3,09 triliun di triwulan II-2016.


(ABD)