Gapensi Papua Siapkan Bersaing dengan Pengusaha Asing

   •    Selasa, 18 Apr 2017 16:56 WIB
papua
Gapensi Papua Siapkan Bersaing dengan Pengusaha Asing
Ilustrasi. MI/Marcelinus Kelen.

Metrotvnews.com, Wamena:  Gabungan Pelaksana Jasa Konstruksi Indonesia (Gapensi) Provinsi Papua kini mempersiapkan strategi untuk bersaing dengan pengusaha asing yang masuk ke wilayah itu.

"Kita tidak bisa menolak apabila pekerjaan konstruksi di Papua ada juga yang ikut tender dari Thailand dan Malaysia sebab Indonesia telah masuk era keterbukaan, dan kita harus siap menghadapi hal itu," kata Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gapensi Papua Erick Wally di Wamena, dikutip dari Antara, Selasa 18 April 2017.

Satu langkah yang dilakukan agar Gapensi siap dan mampu bersaing dengan pengusaha asing adalah menyusun regulasi-regulasi yang dapat melindungi pengusaha jasa konstruksi.

"Melalui rapat pimpinan Gapensi tingkat kabupaten-kota di Papua, kita akan bicara untuk memproteksi diri dalam menghadapi era pasar bebas yang berlangsung," katanya.

Menurut dia sudah ada regulasi dari pemerintah yang melindungi Gapensi Papua, namun perlu adanya peraturan khusus daerah Papua yang dilahirkan oleh Gapensi sebagai proteksi.

"Setelah kegiatan ini kita akan memberikan regulasi kepada pemerintah. Kita tidak menolak kehadiran dunia, karena kita bagian dari warga dunia, tetapi paling tidak ada regulasi yang melindungi kita supaya bisa bertahan di negari kita sendiri," ujarnya.

Langkah lain dalam menyambut era keterbukaan itu adalah memberikan pemahaman kepada anggota Gapensi tentang UU terbaru Nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

"Bagi saya UU 18 tahun 1999 belum semua bisa kita laksanakan dengan baik dan kita harus berhadapan dengan undang - undang yang baru, tetapi tidak membuat kita berkecil hati, karena UU dibuat untuk kepentingan dan berpihak kepada masyarakat," pungkas dia.

Kegiatan sehari yang mengusung tema Gapensi Papua siap mengimplementasikan UU Nomor 2 Tahun 2017 dalam mewujudkan iklim usaha jasa konsruksi yang sehat berdaya saing, maju, mandiri dan sejahtera itu dihadiri perwakilan anggota Gapensi seluruh Papua.


(SAW)