Membangun Karakter Melalui Lomba Kemerdekaan

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 12 Aug 2017 21:23 WIB
hut kemerdekaan
Membangun Karakter Melalui Lomba Kemerdekaan
Suasana ketika warga Komplek Patria Jaya, RT006/RW014, Pondok Melati, Bekasi, merayakan HUT Kemerdekaan. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)

Metrotvnews.com, Bekasi: Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72, Kemerdekaan Republik Indonesia, beragam kegiatan mulai marak dihadirkan. Salah satunya adalah lomba yang ditujukan bagi anak-anak dengan harapan bisa menumbuhkan cinta Tanah Air dan bisa melanjutkan perjuangan, termasuk membangun karakter anak.

Warga Komplek Patria Jaya, RT006/RW014, Pondok Melati, Bekasi, menjadi salah satu yang mulai menyemarakan HUT Kemerdekaan Indonesia yang tepatnya nanti jatuh pada 17 Agustus 2017. Meski masih beberapa hari lagi, namun warga antusias menyambut HUT Kemerdekaan Indonesia sedari awal.

Menyelenggarakan lomba bertema kemerdekaan diusung untuk anak-anak yang berada di kawasan itu. Di antara lomba yang diselenggarakan seperti memindahkan bola, memecahkan balon di kaki lawan, ambil koin di dalam pepaya, sepak terong, dan lain sebagainya. Tidak lupa kerja bakti juga dilakukan.

"Lomba yang diselenggarakan mulai dari umur tiga sampai lima tahun, hingga anak-anak yang sudah duduk di bangku SMP. Sedangkan kerja bakti dilakukan pagi di Minggu (13 Agustus 2017)," ungkap Rendi, salah satu panitia lomba kemerdekaan, kepada Metrotvnews.com, di Bekasi, Sabtu 12 Agustus 2017.


Suasana warga Komplek Patria Jaya, RT006/RW014, Pondok Melati, Bekasi, ketika merayakan HUT Kemerdekaan. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)

Tidak ditampik, kegiatan seperti kerja bakti dan lomba kemerdekaan menjadi penting kembali digalakkan. Pasalnya, kegiatan tersebut bisa memperkuat tali persatuan dan kesatuan. Bahkan, bisa menumbuhkan rasa kekeluargaan dengan harapan bisa memperkokoh tenggang rasa sedari dini. Hal semacam ini menjadi positif dalam membangun karakter anak.

Adam, salah satu peserta lomba kemerdekaan mengaku senang dengan lomba yang diikutinya, meski tidak mengantongi juara pertama. "Tadi ikut lomba mindahin bola. Senang (bisa ikut lomba kemerdekaan)," ujar anak yang menginjak usia lima tahun ini.

Hafiz, salah satu anak lainnya yang menjadi peserta juga senada. Meski ia tidak dapat juara satu dalam lomba memecahkan balon di kaki lawan, namun ia senang bisa mengikuti lomba. Apalagi, dalam kesempatan itu ia bersama teman-temannya bisa saling bermain seraya memeriahkan HUT Indonesia ke-72.

"Iya tadi ikut lomba memecahkan balon di kaki lawan. Senang bisa ikut," ujar anak yang sudah duduk di bangku kelas enam SD ini.

Pada dasarnya, filosofi lomba tersebut tidak hanya bicara bersenang-senang semata atau sekadar mengisi waktu luang. Tetapi aktivitas yang merupakan simbolisasi perjuangan pahlawan bangsa dalam meraih kemerdekaan. Bahkan, lomba yang diadakan bisa menjadi sarana yang tepat mempelajari karakter perjuangan pahlawan bangsa dalam meraih kemerdekaan.

 


(AHL)