UangTeman Luncurkan Program Cicilan 3 Bulan

Media Indonesia    •    Minggu, 14 Jan 2018 18:51 WIB
fintech
UangTeman Luncurkan Program Cicilan 3 Bulan
Illustrasi (MI/Atet Dwi Pramadia).

Jakarta: UangTeman, layanan pinjaman online mikro tanpa jaminan pertama di Indonesia mengawali 2018 dengan meluncurkan produk pinjaman cicilan dengan rentang waktu pengembalian hingga tiga bulan. Program yang diluncurkan per 9 Januari ini ditujukan kepada nasabah setia UangTeman yang telah meminjam minimal sebanyak tiga kali.

Hal ini merupakan fasilitas bagi peminjam UangTeman yang loyal agar bisa mendapatkan pinjaman dengan jumlah yang lebih besar dengan waktu pengembalian yang lebih lama. 

CEO & Founder UangTeman Aidil Zulkifli mengatakan dengan produk cicilan ini nasabah dapat mencicil pengembalian pinjaman hingga tiga kali dalam rentang waktu tiga bulan. 

"Sedangkan besaran peminjaman untuk program ini adalah dari Rp4 juta hingga Rp8 juta yang dapat dilakukan melalui aplikasi UangTeman di Google Play Store. Adapun biaya layanan yang ditetapkan untuk produk cicilan ketiga ini yakni 0,5 persen per harinya," kata dia dikutip dari Antara, Minggu, 14 Januari 2018. 

Hingga akhir 2017, UangTeman tercatat telah menyalurkan pinjaman terhadap lebih dari 10 ribu nasabah. Adapun jumlah pinjaman yang disalurkan pada 2017 saja mencapai Rp150 miliar, meningkat 400 persen dibanding pencapaian tahun sebelumnya. 

Di 2018 ini, UangTeman optimis meraih pertumbuhan 10 kali lipat dengan target jumlah pinjaman yang disalurkan sebesar Rp1 triliun. Saat ini sedang dilakukan pembicaraan dengan empat perbankan untuk menjadi mitra UangTeman.

"Dengan diluncurkannya produk cicilan hingga tiga bulan ini, kami optimistis akan diterima baik oleh nasabah yang telah setia meminjam di UangTeman. Karena sebelumnya produk cicilan dua bulan yang kami luncurkan di Oktober 2017 lalu juga mendapat sambutan positif dari nasabah, untuk meningkatkan taraf hidup mereka," tutur Aidil. 



(SAW)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA