30% Lapangan Pekerjaan Sektor Perbankan Diprediksi akan Hilang

Desi Angriani    •    Kamis, 07 Dec 2017 20:11 WIB
dbs indonesia
30% Lapangan Pekerjaan Sektor Perbankan Diprediksi akan Hilang
Illustrasi. (Dok: AFP).

Jakarta: Revolusi digital menimbulkan guncangan di semua sektor termasuk finansial. Hal ini akan berimbas pada hilangnya 30 persen jenis pekerjaan di sektor  perbankan lima tahun mendatang.

Head of Digital Banking Bank DBS Indonesia Leonardo Koesmanto mengatakan perbankan tidak lagi memonopoli layanan simpan, pinjam, investasi, dan produk perbankan lain sejak munculnya lembaga-lembaga keuangan baru yang memanfaatkan teknologi digital yang disebut financial technology (fintech).  

"Diprediksi setidaknya 30 persen jenis pekerjaan di sektor perbankan akan menghilang dalam lima tahun ke depan. Mau tak mau, perbankan konvensional mesti menyesuaikan diri dengan tren fintech ini," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 7 Desember 2017.

Menurutnya, Fintech memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan bank konvensional. Sebab memiliki struktur organisasi yang lebih ramping dan daya penetrasinya yang dinamis. Fintech juga dapat menawarkan produk-produk baru yang dibutuhkan masyarakat sejalan dengan gaya hidup digital.

"Perilaku berbelanja misalnya, yang tadinya melalui gerai toko di mal maupun pasar dapat dilakukan dengan sekali klik di depan komputer atau gawai telepon seluler (ponsel). Begitu pula transaksi perbankan, berbagai jenis pembayaran tagihan dan investasi dapat dilakukan melalui aplikasi dalam ponsel pintar," imbuh dia.

Leonardo mencatat beberapa korporasi finansial besar mulai berinvestasi dan bekerja sama dengan fintech untuk meningkatkan kemampuan teknologi digitalnya. Kolaborasi atau ko-inovasi dengan fintech merupakan jalan terbaik bagi bank untuk mempertahankan pertumbuhannya.

"Artinya, bank konvensional harus mengubah model dan strategi bisnis untuk melebarkan pasarnya. Di sisi lain, fintech juga akan mendapatkan keuntungan modal, data, pasar, dan dukungan regulasi dari perbankan," tambah Leo.

Berdasarkan laporan Klynveld Peat Marwick Goerdeler, sebuah lembaga auditor internasional, menyebutkan ada tiga lapisan perubahan dalam industri perbankan. Pertama adalah model bisnis dengan mengombinasikan berbagai layanan berbasis teknologi. Kedua, perubahan produk menjadi lebih fleksibel serta pelanggan sentris. Lapisan terakhir adalah memberikan cara baru dalam mengoperasikan infrastruktur transaksional perbankan.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA