Kementan Apresiasi Pemulia dan Pelestari Varietas Lokal

Tri Kurniawan    •    Rabu, 06 Dec 2017 19:43 WIB
berita kementan
Kementan Apresiasi Pemulia dan Pelestari Varietas Lokal
Para penerima apresiasi dari Kementerian Pertanian. Foto: Medcom.id/Tri Kurniawan

Malang: Kementerian Pertanian memberikan apresiasi kepada pemulia dan para pihak yang berperan dalam pelestarian plasma nutfah dan varietas lokal. Penerima penghargaan dari perorangan, perusahaan pembenihan, dan pemerintah daerah.

Penerima tanda daftar varietas lokal:

Pemohon bupati Batang (jenis tanaman: nanas; nama varietas: Siak Agung), gubernur Jawa Barat (kopi; Ahertiani RCK SM 1 HJ, Ahertiani RCK SMD 2 CK, Aernt GT KN), bupati Cianjur (wortel; Lusi), bupati Mimika (sagu; Mbapare Mioko, Oko, Taina, Omoroko, Omiya 2, Omiya 1, Durumu, Iyaremeta, Aute, Tuwae, Monepikiri, Mbupuri, Mbapare Naena, Bakaketemeta, Nakowai, Ikimina, Mapartaro, Tuhai, dan Korearipi), bupati Aceh Tamiang (jeruk pamelo tamiang; Jeruk Pamelo), bupati Gayo Lues (mangga; Kuini), bupati Simeuleu (sambai simeuleu; Padi).

Kemudian, bupati Luwu Utara (padi; Remaja, Kamba, Pare Sale, Bandarata, Dambo, Tarone, Banjara, Jambo Rona), bupati Gresik (jeruk nipis; Gresik Agung dan Kowang Gresik), bupati Deli Serdang (rumput pakan ternak; Sei Putih dan Tona), bupati Ciamis (jengkol; Galuh), bupati Garut (pisang, Kole Karyamukti; Juwawut, Janati Cisompet; Pisang, Manggala Hitam).

Bupati Sumedang (ubi jalar, Rancung; hanjeli, Wantani Kiarapayung; hanjeli, Watani Wado; ubi jalar, Jawer; talas, Semir; pisang, Roit Jatigede), bupati Rejang Lebong (cabe, Bufit; kubis bunga, Kobusi; wortel, Awie Lilin; pisang, Hijaz; pisang, HI Rejang), bupati Kepahiang (padi, Padi Tumbaran Kabawetan; alpukat, Alpukat Kuning Kepahiang; alpukat, Alpukat Mentega Kepahiang), dan wali kota Jambi (alpukat, Alpukat Betuah).

Penerima tanda daftar varietas hasil pemuliaan:

Pemohon Pusat Alih Teknologi dan Pengembangan Kawasan Pertanian Universitas Andalas (jenis tanaman: jagung; nama varietas: IB 6171, IB 6144, IB 6182, IB 6149, IB 6131, IB 6174, IB 6135, IB 6145, IB 6191, IB 6172, IB 6176), PT East West Seed Indonesia (bawang merah, BM 8705; buncis, BU 6337; mentimun, KE 34290; cabai besar, CB 59506), Universitas Bengkulu (jagung, UNIB CT30), dan CV Agro Bumi Asri Sejahtera (mentimun, AGB KE 0315, AGB KE 0316, AGB KE 0317).

Penerima sertifikat hak perlindungan varietas tanaman:

Pemohon Universitas Bengkulu dengan jenis tanaman cabai. Nama varietas UNIB C GTS 1.



Kepala Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Erizal Jamal menyerahkan penghargaan. Foto: Medcom.id/Tri Kurniawan

Penerima surat keputusan menteri pertanian pelepasan varietas:

Komoditas tanaman pangan padi sawah pasang surut pengusul adalah PT Semangat Bersama Interpreneurship dengan varietas M 70D. Jagung bersari bebas pengusul Balitsereal dengan varietas Srikandi Depu 1. Komoditas kacang tanah pengusul PAIR BATAN dengan varietas Katantan 1.

Perkebunan kelapa pengusul adalah Pemkab Morotai dengan varietas Kelapa Bido. Perkebunan kakao pengusul adalah Pemkab Limapuluh Kota dan Balitri dengan varietas Kakao BL 50. Perkebunan tembakau pengusul adalah Balittas, Balitbun NTB, dan PT Benih Mas Indonesia dengan varietas GL 26 H.

Komoditas hortikultura bawang merah pengusul adalah Dinas Pertanian Kabupaten Solok dengan varietas SS Sakato. Komoditas jeruk keprok pengusul adalah Dinas Pertanian Kabupaten Bandung dengan varietas DN Sabilulungan. Komoditas cabai rawit diusulkan PT Tunas Agro Persada dengan varietas Carika.

Daftar penerima apresiasi perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian:

Kategori perlindungan verietas tanaman:  PT East West Seed Indonesia, Badan Litbang Pertanian Indonesia, dan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman.

Kategori pendaftaran varietas tanaman: Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Karo,  PT East West Seed Indonesia, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran.

Kategori petani pemulia: Sumanah, Darmin, dan Sundari

Kategori pemerhati: Kelompok swadaya masyarakat Bambu Alam Sejahtera

Apresiasi diserahkan dalam acara perlindungan varietas tanaman goes to campus di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Rabu, 6 Desember 2017.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Syakir mengatakan khusus apresiasi perlindungan varietas tanaman merupakan inisiasi awal untuk kembali menghidupkan penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa (AKIL) yang diberikan bersamaan dengan penghasil paten dan hak kekayaan intelektual lainnya.



Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Syakir. Foto: Medcom.id/Tri Kurniawan

Dalam kesempatan itu, Syakir membacakan sambutan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Dalam sambutan tertulis, Amran mengatakan Kementerian Pertanian sangat mengapresiasi kerja sama Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian dan Universitas Brawijaya dalam memasyarakatkan upaya perlindungan varietas tanaman.

"Adanya penghargaan kepada petani pemulia dan NGO merupakan terobosan yang sangat baik dalam upaya kita memberikan kesempatan yang sama kepada semua anak bangsa dalam mendarmabaktikan karyanya bagi kemajuan pertanian," kata Amran.

Dia juga menilai pentingnya mengapresiasi dunia usaha mengingat perakitan varietas unggul semakin banyak oleh dunia usaha. Ke depan, Amran berharap kerja sama semakin kuat antara lembaga penelitian pemerintah dan dunia usaha dalam merakit dan menghasilkan varietas unggul yang dibutuhkan pasar.


(TRK)