Kemenperin Optimalkan Anggaran untuk Program Prioritas 2017

Husen Miftahudin    •    Kamis, 22 Sep 2016 10:33 WIB
kementerian perindustrian
Kemenperin Optimalkan Anggaran untuk Program Prioritas 2017
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Dokumentasi Kemenperin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mengoptimalkan alokasi anggaran yang tersedia untuk mendukung program prioritas yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah 2017 dan beberapa kegiatan yang tertunda pada 2016.

"Kemenperin dikenakan pemotongan sebesar Rp222,64 miliar atau 7,03 persen sehingga pagu anggaran menjadi Rp2,94 triliun," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, pada Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI mengenai Penetapan Hasil Konsinyering Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga 2017 seperti dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Sesuai keputusan pada Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI pada 1 September 2016, Kemenperin diberikan kesempatan untuk mengajukan usulan tambahan anggaran 2017 untuk dibahas dan diperjuangkan oleh Badan Anggaran DPR RI. Alokasi anggaran Kemenperin terbesar untuk pelaksanaan program prioritas 2017, yakni pada Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Industri dan Dukungan Manajemen Kemenperin yang akan dilaksanakan Sekretariat Jenderal Kemenperin sebesar Rp976,7 miliar.

"Anggaran terbesar kedua dialokasikan untuk Program Percepatan Penyebaran dan Pemerataan Pembangunan Industri yang akan diselenggarakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) sebesar Rp634,8 miliar," papar Airlangga.

Selanjutnya, alokasi anggaran untuk Program Pengembangan Teknologi dan Kebijakan Industri oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) sebesar Rp564,5 miliar. "Alokasi anggaran untuk Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Rp257,8 miliar," ujar Airlangga.

Sementara itu, Program Penumbuhan dan Pengembangan Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika sebesar Rp151,7 miliar, Program Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kimia, Tekstil dan Aneka sebesar Rp 141,8 miliar, serta Program Penumbuhan dan Pengembangan Industri Berbasis Agro Rp113,76 miliar.

Kemudian, Program Peningkatan Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional sebesar Rp52,4 miliar, Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kemenperin sebesar Rp40 miliar, serta Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kemenperin sebesar Rp10 miliar.

Berdasarkan hasil kesimpulan yang dibacakan oleh pimpinan raker, Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijana menyatakan, Komisi VI DPR RI menyetujui pagu anggaran Kemenperin untuk Anggaran 2017 sebesar Rp2,94 triliun yang selanjutnya akan diteruskan ke Badan Anggaran DPR RI sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA