Banggar DPR Tahan Subsidi Pupuk Rp3,26 Triliun

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 12 Oct 2016 19:12 WIB
berita dpr
Banggar DPR Tahan Subsidi Pupuk Rp3,26 Triliun
Sejumlah pekerja mengangkut pupuk organik disalah satu gudang pupuk organik. Foto: Antara/ Adeng Bustomi

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama pemerintah sepakat untuk menahan subsidi pupuk senilai Rp3,26 triliun atau setara satu juta ton pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

Ketua Banggar DPR Kahar Muzakir mengatakan, ditahannya subsidi pupuk karena penyaluran subsidi pupuk dinilai belum tepat sasaran. Nantinya, subsidi sebanyak satu juta ton tersebut akan digunakan sebagai cadangan.

"Persetujuan bersyarat sementara supaya jalan, yang satu juta ton itu kita cadangkan dan hanya bisa dirilis apabila pemerintah sudah ada data petani yang akan disubsidi. Ada cukup waktu untuk mendatanya," ujar Kahar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Dalam RAPBN 2017, pemerintah mengajukan subsidi pupuk sebesar Rp31,2 triliun untuk volume pupuk bersubsidi sebanyak 9,55 juta ton. Dengan penahanan subsisi sebesar Rp3,26 triliun, maka Banggar menyepakati subsidi pupuk di RAPBN 2017 sebesar Rp27,94 triliun untuk volume pupuk bersubsidi sebanyak 8,5 juta ton.

Selain itu, Banggar juga menyetujui subsidi benih dalam RAPBN 2017 sebesar Rp1,3 triliun dengan volume benih bersubsidi sebesar 116.500 ton yang meliputi subsidi padi dan kedelai.

"Apakah ada yang ingin berkomentar? Kalau tidak, setuju ya?" kata politikus Golkar itu sambil mengetuk palu.



(ROS)