Menkeu: Alumni STAN Harus Sabar Serap Aspirasi Masyarakat

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 19 Oct 2016 11:46 WIB
kementerian keuangan
Menkeu: Alumni STAN Harus Sabar Serap Aspirasi Masyarakat
Menkeu Sri Mulyani. (FOTO: MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Sentul: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menceritakan tantangan baru di dunia kerja saat ini begitu kompleks. Apalagi bagi alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang akan mengemban amanat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di mana terus memperbaiki kinerja demi perbaikan di sisi fiskal.

Sayangnya, kata Sri Mulyani, saat ini ekonomi dunia sedang mengalami perlambatan yang berimbas kepada Indonesia. Namun hal ini tidak sejalan dengan keinginan masyarakat yang ingin adanya perbaikan di bidang ekonomi secara seketika.

Baca: Menkeu Minta Lulusan STAN Tidak Khianati RI

"Tugas sebagai pemerintah tidak semakin mudah. Anda akan menjadi bagian dari pemerintah yang terus menerus mampu memiliki kekuatan, kesabaran, dan kemampuan untuk menyerap aspirasi masyarakat," kata dia saat acara Wisuda Program Diploma I dan II Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, di Sentul City, Jawa Barat, Rabu (19/10/2016).

Dirinya menambahkan, tugas Kemenkeu untuk mengelola keuangan negara tidak lah mudah. Selain menerima pajak, Kemenku dituntut untuk mampu mengelola aset negara untuk dipakai di dalam rangka mencapai tujuan Republik Indonesia.




"Keuangan negara bukan keuangan pribadi. Saya ingin Anda camkan bahwa komitmen untuk menjaga keuangan negara demi kepentingan rakyat merupakan komitmen seumur hidup Anda," tegas dia.

Oleh karena itu, Sri Mulyani mengingatkan agar komitmen untuk membangun bangsa ini harus terus ditanamkan. Apalagi komitmen itu menjadi tanggung jawab atas diri sendiri juga profesionalisme pekerja dalam menjalankan tugasnya.

"Karena komitmen ini, harganya tidak ternilai. Saya ingin anda semuanya memiliki suatu sikap baru bahwa martabat Anda, kehormatan, harga diri, profesionalisme tidak untuk diperjualbelikan," pungkasnya.


(AHL)