5 Bandara akan Dikelola BUMN & Swasta

Adhi M Daryono    •    Kamis, 24 Nov 2016 14:40 WIB
bandara
5 Bandara akan Dikelola BUMN & Swasta
Bandara Radin Inten. Foto: MI/M. Soleh

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan bekerja sama dengan Angkasa Pura I dan II serta swasta dalam mengelola lima bandar udara. Kebijakan ini untuk menunjang prasarana pariwisata dan pelayanan yang lebih profesional.

"Pertama, kami selesaikan Badan Layanan Umum (BLU), kami mengajukan assesment untuk audit ulang keuangan, setelah itu selesai, kami kerja samakan operasinya AP I dan II, juga swasta," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo di Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Lima bandara yang akan dikerjasamakan yakni, Radin Inten II Lampung, Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandara Juwata Tarakan di Kalimantan Utara, Bandara Sentani di Papua dan, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin di Belitung. Menurut Suprasetyo, kelima bandar tersebut memiliki peningkatan jumlah penumpang hingga satu juta.

"Kerja sama ini melihat jumlah penumpangnya. Kalau penumpangnya kurang dari satu juta belum ada peminatnya," ujar Suprasetyo.

Kemudian dalam waktu dekat, bandara milik TNI Angkatan Udara yang akan diopersikan sebagai bandara komersial, yakni Bandara Wiriadinata di Tasikmalaya, Wirasaba Bukateja di Purbalingga, dan Bandara Gading di Yogyakarta.

Di samping itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tengah memporses penyempurnaan deregulasi peraturan. Ada lima peraturan yang sedang dalam pembahasan untuk dideregulasi.

Salah satunya terkait ketentuan permodalan dan penyelenggaraan angkutan udara yang selama ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 tahun 2015.


(TRK)