Tamu IMF-Bank Dunia Siap Galang Dana untuk Palu dan Lombok

Suci Sedya Utami    •    Senin, 08 Oct 2018 08:26 WIB
imf-world bank
Tamu IMF-Bank Dunia Siap Galang Dana untuk Palu dan Lombok
IMF-WB diselenggarakan di Bali pada 8-14 Oktober 2018 -- Foto: Antara/ Nyoman Budhiana

Denpasar: Banyak negara peserta pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia yang menyatakan keprihatinan atas bencana yang menimpa Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi Tengah.

Kepala Task Force IMF-WB Annual Meeting 2018 Peter Jacobs mengatakan negara-negara tersebut memiliki inisiatif untuk menggalang dana bantuan. Menurut Peter dari pihak panitia sebenarnya tidak ada penjadwalan yang dikhususkan untuk menggalang dana kemanusiaan.

"Ini inisiatif negara-negara lain, kita enggak ada inisiatif khusus. Soal Palu mereka punya concern besar, paling tidak ada negara yang menyatakan akan memberikan donasi," kata Peter di Bali, Minggu, 7 Oktober 2018.

Peter bilang penggalangan dana tersebut juga diperuntukkan bagi peristiwa gempa di Lombok. 
Bahkan IMF juga memberikan bantuan senilai USD75 ribu untuk membantu warga terdampak di Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

Para petinggi seperti Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo serta Managing Director IMF Christine Lagarde bertolak ke Lombok pada Senin pagi, 8 Oktober 2018 untuk meninjau lokasi bencana.

"Madam Lagarde  secara khusus datang untuk memberikan perhatian," tutur dia.

Selain itu dalam acara IMF-Bank Dunia yang digelar selama 8-14 Oktober akan ada donasi secangkir kopi yang diminum oleh para delegasi.

Peter mengatakan nilai dari setiap cangkir kopi sekitar Rp100 ribu-Rp150 ribu. Dengan hitungan per hari bisa mencapai 500 cangkir.

"Setiap kopi gratis yang diberikan kepada orang, satu cup coffee yang diminum para delegate itu akan memberikan sumbangan kepada Lombok dan Palu," jelas dia.


 


(Des)