Kemendag Bentuk Pusat Informasi Perdagangan Bebas

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 31 May 2018 16:13 WIB
perdagangan bebaskementerian perdaganganPerang dagang
Kemendag Bentuk Pusat Informasi Perdagangan Bebas
?Kemendag bentuk pusat informasi perdagangan bebas. (FOTO: Medcom.id/Kautsar))

Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) membentuk Free Trade Agreement (FTA) yang tersebar di lima wilayah lokasi di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Kemendag ingin membuat pusat informasi bagi masyarakat dengan memberikan layanan konsultasi, edukasi, dan advokasi kepada pelaku usaha yang ingin mempersiapkan diri di era perdagangan bebas.

FTA Center Kemendag merupakan pusat informasi bagi masyarakat agar dapat memanfaatkan FTA atau perjanjian perdagangan bebas dengan optimal.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Iman Pambagyo menjelaskan dengan pembentukan tersebut, semua pihak diharap dapat mengikuti informasi dan perkembangan terbaru tentang perdagangan bebas.

"Pembentukan FTA Center Kemendag adalah upaya meraih dan memaksimalkan manfaat perjanjian perdagangan bebas bagi perekonomian Indonesia," ujarnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018.

Ia menambahkan, setiap kantor perwakilan daerah ditempatkan tiga orang tenaga ahli/konsultan yang memiliki keahlian dibidang implementasi hasil perjanjian perdangan internasional, akses pembiayaan dan prosedur ekspor, serta strategi promosi dan pemasaran.

Oleh sebab itu, cara mengimplementasikan perjanjian perdagangan bebas adalah dengan mengajarkan sistem manajemen yang paling efektif di Indonesia ialah management by walking around, di mana tenaga ahli turun ke lapangan untuk mengidentifkasi permasalahan yang ada.

"Para tenaga ahli dapat benar-benar turun langsung ke lapangan, berdialog dan mendengarkan keluhan yang diadapai para pelaku usaha seakurat dan sedetail mungkin," tambahnya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, program tersebut menjalankan melalui kerja sama swakelola antara Direktorat Jenderal Perundingan Perdamaian Internasional Kemendag dan beberapa universitas negeri, baik di Jakarta maupun di daerah FTA yang melibatkan dinas perindustrian dan perdagangan tingkat provinsi.

Pembentukan FTA Center Kemendag sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2017 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2018.  Nantinya kelima wilayah lokasi tersebut akan mulai beropersi pada akhir Mei 2018.


(AHL)