Pemerintah Masih Susun Daftar Proyek Infrastruktur yang Ditunda

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 06 Sep 2018 20:20 WIB
infrastruktur
Pemerintah Masih Susun Daftar Proyek Infrastruktur yang Ditunda
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Dokumentasi Setkab).

Jakarta: Pemerintah masih menyusun daftar proyek infrastruktur yang akan ditunda pada tahun ini. Penundaan proyek infrastruktur dilakukan sebagai langkah antisipasi penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah.

"Enggak bisa bilang kalau angka. Kita dikasih waktu 2-3 hari. Jadi ya ini mungkin sudah hari kedua ya kita nanti inilah (diumumkan) ya," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018.

Dirinya menambahkan, pemerintah masih membahas dengan pihak terkait, seperti PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero). Pasalnya beberapa proyek di kedua BUMN ini akan ditunda, namun dengan pertimbangan yang benar-benar matang.

Menurut Darmin, pemerintah akan melihat proyek mana yang belum memasuki tahap penyelesaian pembiayaan (financial closing). Selain itu, pemerintah juga akan melihat urgensi daripada proyek tersebut, karena jika dibutuhkan segera maka akan ditunda.

"Kalau urgent, ya tetap jalan. Tapi, kalau misalnya pembangkit listrik di Jawa, cadangan sudah banyak, ya enggak perlu buru-buru kan," jelas dia.

Untuk itu, pemerintah akan meminta kepada PLN dan Pertamina untuk menyisir proyek yang bisa ditunda. Hanya saja, Darmin menginginkan jika penundaan proyek tak menganggu target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Tapi, tetap harus dilihat, sampai kapan ditundanya. Supaya jangan nanti pada saatnya kalang kabut lagi. Pertamina juga sama, karena mereka punya kilang minyak," pungkasnya.


(SAW)