KKP Revitalisasi 1.000 Karamba Ikan Tahun ini

Desi Angriani    •    Senin, 20 Mar 2017 14:37 WIB
kelautan dan perikanan
KKP Revitalisasi 1.000 Karamba Ikan Tahun ini
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto di Gedung KKP, Jakarta, Senin 20 Maret 2017. MTVN/Desi Angriani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan revitalisasi  250 unit atau 1.000 lubang karamba jaring apung (KJA) untuk 2017. Program itu dilakukan guna meningkatkan produksi perikanan budidaya nasional.

"2017 akan fokus dalam upaya optimalisasi melalui program revitalisasi KJA, terutama KJA yang dikelola masyarakat," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto di Gedung KKP, Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

Slamet menuturkan saat ini terdapat 15.582 lubang KJA yang tersebar di Indonesia. Rinciannya, 7.316 lubang merupakan KJA di bawah pengawasan Ditjen Budidaya Perikanan KKP. 

Dari total KJA KKP, sebanyak 54 persen atau 4.044 lubang di antaranya sudah dimanfaatkan. Sedangkan 128 lubang lainnya atau sekitar dua persen belum dimanfaatkan dan 44 persen atau 3.144 lubang sisanya belum dilaporkan.

"KJA tahun ini sebanyak 15.583 Iubang. Dari jumlah tersebut, bantuan KJA dari DJPB sebanyak 7.316 Iubang atau 47,7 persen sehingga dinilai inefesiensi. KJA yang terdistribusi saat ini banyak berasal dari kementerian," tutur dia.

Dia menambahkan, KKP menyiapkan lima strategi untuk melakukan revitalisasi tersebut. Pertama, menfasilitasi aksesibilitas terhadap input produksi yang efisien. Kedua, mendorong Penguatan Kelembagaan dan kemitraan usaha. Ketiga, fokus pada komoditas yang berbasis pasar. Keempat, pembangunan dan perbaikan sarana prasarana dan infrastruktur. Terakhir, menyediakan akses informasi teknologi. 

"Ditjen PB juga akan memfasilitasi kemungkinan kemitraan yang dapat dijalin antara kelompok pembudidaya dengan pihak swasta, BUMN maupun asosiasi pengusaha budidaya ikan Iaut seperti HIPILINDO (Himpunan Pembudidayaan lkan Laut Indonesia) dan HIPIKERINDO (Himpunan Pembudidaya lkan Kempu Indonesia)," sambung dia.

Sementara itu, GM Marikultur Perindo Muhibuddin Koto menyatakan, pihaknya akan fokus menggarap potensi budidaya laut melalui kerja sama efektif yang difasilitasi KKP.  Perindo berencana membantu pelaksanaa revitalisasi sebanyak 1.000 Iubang di 6 klaster dengan target produksi minimal 200 ton per bulan. Klaster-klaster terebut antara Iain di Bali, Natuna, Konawe Seiatan, Ambon, Lampung, dan Padang. 

"Harapannya produksi budidaya kerapu meningkat dua kali Iipat dari tahun sebelumnya selain itu diharapkan akan mampu meningkatkan daya serap benih 3,6 juta yang diproduksi dari pembenih," kata Muhibuddin.



(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA