KKP Klaim Program Bantuan Benih Genjot Laba Budidaya Perikanan

Desi Angriani    •    Senin, 20 Mar 2017 16:46 WIB
perikanan
KKP Klaim Program Bantuan Benih Genjot Laba Budidaya Perikanan
Illustrasi (ANT/Oky Lukmansyah).

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto mengklaim, program bantuan benih mampu menggenjot laba budidaya perikanan. Nilai tukar usaha pembudidaya ikan (NTUPI) saat ini meningkat dari 105,46 menjadi 109,83 pada rentang Januari 2014 sampai Februari 2017.

"Usaha perikanan budidaya semakin menunjukkan margin keuntungan yang menaik. Bantuan benih nasional ini kita berikan kepada pembudidaya. Ada yang diberikan kepada mereka yang kena musibah atau mengalami kekurangan permodalan," ujar Slamet di Gedung KKP, Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

Dia merinci, program bantuan benih mencapai 181,97 juta ekor pada 2016. Sementara untuk tahun 2017, KKP merencanakan penambahan bantuan benih sebanyak 100 juta ekor.

Selain itu, dia menambahkan, naiknya NTUPI juga didorong oleh meningkatnya produksi pakan mandiri sebesar 300 persen pada 2016. Margin keuntungan pembudidaya rata-rata naik 40 persen dari sebelumnya.

"Hasilnya, produksi pakan mandiri 16.800 ton pada 2015 dan mencapai 62.160 ton pada 2016," tutur dia.

Slamet menambahkan, menurunnya impor tepung ikan juga berdampak terhadap kenaikan laba budidaya perikanan. Rata-rata penurunan dalam 5 tahun terakhir (2012-2016) sebesar 5,7 persen. Sebaliknya produksi dalam negeri meningkat, sehingga memicu efisiensi produksi.

"Tahun 2012 impor tepung ikan mencapai 66,13 juta ton dan turun menjadi 29,88 juta ton pada 2015," pungkas dia. 



(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA