OJK Pantau Penyelesaian Kewajiban Jiwasraya

Husen Miftahudin    •    Selasa, 16 Oct 2018 12:55 WIB
ojkJiwasraya
OJK Pantau Penyelesaian Kewajiban Jiwasraya
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik upaya yang telah dilakukan direksi dan pemegang saham PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang berkaitan missmatch, sebagaimana dapat terjadi dalam pengelolaan investasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Riswinandi memastikan akan terus memantau setiap perkembangan penyelesaian penundaan pembayaran antara Jiwasraya dengan pemegang polis.

"OJK akan memonitor kesepakatan yang telah dicapai antara Jiwasraya dengan pemegang polis, sehingga masing-masing pihak memiliki kejelasan mengenai kewajiban yang jatuh tempo, dengan berbagai opsi yang dipahami dan disetujui oleh kedua belah pihak," jelas Riswinandi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018.

OJK juga mengingatkan kepada Direksi Jiwasraya untuk lebih memperhatikan implementasi tata kelola yang baik, pengelolaan manajemen risiko yang lebih baik, dan melakukan kehati-hatian investasi yang didukung dengan pemanfaatan teknologi.

"Selain itu Jiwasraya harus senantiai berkoordinasi dan melaporkan kepada regulator serta pemegang saham," tukas Riswinandi.

Jiwasraya sebelumnya menyatakan sedang menghadapi tekanan likuiditas. Alhasil, perusahaan asuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menunda pembayaran polis jatuh tempo produk JS Proteksi Plan kepada sejumlah nasabah.

Menteri BUMN Rini Soemarno angkat bicara. Dia memastikan akan segera melakukan audit investigasi terhadap Jiwasraya. "Kami telah melakukan audit investigasi (terhadap Jiwasraya)," tutur Rini di Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Kamis, 11 Oktober 2018.

Terkait audit investigasi tersebut, Kementerian BUMN telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dia mengatakan Kementerian BUMN pun sudah mengaudit customer base agar penundaan pembayaran bisa segera diselesaikan.

Pada Senin, 15 Oktober 2018, Direktur Utama Jiwasraya Asmawi Syam berjanji akan segera membayar bunga kepada 1.286 pemegang polis yang telah jatuh tempo. Nilainya mencapai Rp96,58 miliar.

Lewat keterangan tertulis, Jiwasraya memberikan pembayaran di muka atas bunga roll over bagi para pemegang polis yang ingin melakukan roll over polisnya. Adapun bunga yang dibayar di muka mencapai tujuh persen p.a (per annum/per tahun) atau 7,49 persen p.a nett efektif sebagai upaya win win solution kepada pemegang polis.

Adapun yang tidak ingin melakukan roll over, Manajemen Jiwasraya memberikan bunga pengembangan efektif sebesar 5,75 persen p.a netto, sesuai dengan surat kepada mitra bank tertanggal 10 Oktober 2018.

"Manajemen Jiwasraya berkomitmen menyelesaikan kewajiban kepada pemegang polis secara menyeluruh yang dilakukan secara bertahap dan dalam tenggang waktu yang tidak terlalu lama," ungkap Asmawi.

Asmawi bilang, ke depan, manajemen akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan perseroan dikelola berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, penerapan manajemen risiko yang baik, dan mengupayakan investasi yang pruden dan optimal.

"Termasuk berkoordinasi dan melaporkan ke regulator dan pemegang saham terkait perkembangan kondisi perusahaan," tutup dia.


(AHL)