Upah Buruh Naik Selama Oktober 2017

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 15 Nov 2017 16:05 WIB
buruh
Upah Buruh Naik Selama Oktober 2017
Illustrasi. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna.

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut upah buruh selama Oktober 2017 naik. Hal ini terjadi baik untuk buruh pertanian, buruh bangunan, buruh potong rambut wanita, hingga buruh pembantu rumah tangga.

"Upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan," kata Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jalan dr Sutomo, Jakarta Pusat, Rabu, 15 November 2017.

Upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja. Sedangkan upah riil adalah perbandingan antara upah nominal dengan indeks konsumsi rumah tangga.

Upah nominal harian buruh tani nasional pada Oktober 2017 naik sebesar 0,25 persen dibanding upah buruh tani September 2017, yaitu dari Rp50.213 menjadi Rp50.339 per hari.  Upah riil mengalami kenaikan sebesar 0,40  persen .

Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Oktober 2017 naik 0,05 persen dibandingkan upah September 2017, yaitu dari Rp84.378 menjadi Rp84.421 per hari. Upah riil mengalami kenaikan sebesar 0,04 persen.

Adapun upah nominal buruh potong rambut wanita Oktober naik 0,07 persen dibandingkan September 2017, yaitu dari Rp25.749 per hari menjadi Rp25.867 per hari. Upah rillnya naik 0,06 persen dari Rp19.872 menjadi Rp19.884.

Sementara upah buruh rumah tangga naik 0,34 persen dari Rp380.968 pada September 2017 menjadi Rp382.264. Adapun upah riilnya naik 0,33 persen dari Rp292.872 menjadi Rp293.845.


(SAW)