November 2017, Indeks Harga Grosir Naik 0,39%

Desi Angriani    •    Senin, 04 Dec 2017 15:02 WIB
bps
November 2017, Indeks Harga Grosir Naik 0,39%
Kepala BPS Suharyanto (MTVN/Desi Angriani).

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Harga Perdagangan Besar (lHPB) Umum Nonmigas atau indeks harga grosir/agen mengalami kenaikan sebesar 0,39 persen pada November 2017. Sementara itu, kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada kelompok barang ekspor nonmigas sebesar 1,06 persen.

Kepala BPS Suharyanto menjelaskan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada November lalu antara lain kelapa sawit, cabai merah,  bawang merah, batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), beras, mainan impor dan bahan bakar mineral nonmigas ekspor.

"November 2017, Indeks Harga Perdagangan Besar Umum Nonmigas naik 0,39 persen," kata Suharyanto, dalam sebuah konferensi pers, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

Sementara itu, HPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada November 2017 naik sebesar 0,28 persen terhadap bulan sebelumnya. Kenaikan disebabkan oleh naiknya harga komoditas genteng dan atap lainnya, paku, mur, baut, kawat dan sejenisnya, kaca lembaran, dan batu bata.

"IHPB Umum naik 0,66 persen pada Oktober 2017 terhadap bulan sebelumnya," imbuh dia.

Kelompok barang ekspor merupakan penyumbang andil dominan pada kenaikan indeks yaitu sebesar 0,35 persen. IHPB Kelompok Barang Impor dan Kelompok Barang Ekspor pada Oktober 2017 masing-masing sebesar 1,18 persen dan 1,81 persen terhadap bulan sebelumnya.

"Komoditas migas yang mengalami kenaikan harga selama Oktober 2017 adalah minyak bumi condensate impor dan minyak mentah ekspor," tambahnya.

Sementara sektor pertanian menyumbang andil sebesar 0,03, Sektor Pertambangan dan Penggalian 0,03 persen, Sektor Industri 0,13 persen, dan Kelompok Barang Impor 0,18 persen. Dengan demikian inflasi pada tingkat perdagangan besar di sepanjang 2017 mencapai 1,32 persen dan tingkat inflasi HPB year on year mencapai 2,51 persen.


(SAW)