Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mundur dari Target

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 09 Jan 2018 23:33 WIB
kereta cepat
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mundur dari Target
Kereta Cepat. ANT/Yustinus.

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mundur dari target yang ditetapkan. Pasalnya saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi ulang mengenai rencana proyek tersebut.

"Tidak apa-apa mundur. Kalau belum pasti kita hitung lagi daripada mangkrak," kata dia di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Januari 2018.

Dirinya menegaskan, meski mundur namun proyek ini akan tetap dikerjakan. Salah satu yang menjadi alasan mundurnya proyek adalah rencana pemerintah memperpanjang kereta cepat tersebut hingga Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

Perpanjangan trayek dimaksudkan agar proyek kereta cepat yang dibangun lebih layak (feasible) karena terhubung dengan bandara. Sebab rencana awal proyek kereta cepat hanya melalui Halim Perdanakusuma, Karawang, Walini, dan Tegalluar (Bandung) sepanjang 140 km.

"Misalnya kita cari tahu apakah 140 km feasible dilakukan. Bila tidak apakah langsung ke Kertajati dengan 200 km lebih feasible. Selain itu, pembebasan lahan sebaiknya nanti dilakukan sendiri saja jangan ada third party terlibat lagi," jelas dia.

Luhut membantah jika pendanaan bukan menjadi masalah kenapa proyek ini belum berjalan. Dirinya mengakui jika pencairan dana oleh Tiongkok belum dilakukan, namun hal ini tidak mengubah kerja sama yang sudah ada.

Lebih lanjut, Luhut akan menggelar rapat membahas proyek ini bersama dengan Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. Nantinya hasil evaluasi akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

 


(SAW)