Kementan Pastikan Ada Panen di Setiap Daerah

   •    Senin, 08 Jan 2018 07:02 WIB
pertanianpetanikementerian pertanian
Kementan Pastikan Ada Panen di Setiap Daerah
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Jember: Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Sumarjo Gatot Irianto menegaskan bahwa pihaknya memastikan ada panen di setiap daerah pada Januari 2018, sehingga sejumlah pejabat Kementan turun ke daerah termasuk di Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim).

"Sejumlah pejabat di Kementan turun ke beberapa daerah yang dianggap sebagai sentra pangan nasional yakni di beberapa daerah di Pulau Jawa dan Sulawesi Selatan untuk memastikan bahwa ada panen di mana-mana," katanya, di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, seperti dikutip dari Antara, Senin, 8 Januari 2018.

Selama ini, lanjut dia, isu yang berkembang bahwa stok pangan kosong dan tidak ada panen. Padahal isu tersebut tidak benar karena faktanya panen selalu ada di beberapa daerah di Indonesia seperti di Kabupaten Jember.

"Panen ada di mana-mana, sehingga isu yang memberikan kabar tidak ada panen, itu tidak benar. Di setiap daerah selalu ada yang panen dan siap menanam padi, sehingga diharapkan nantinya tidak ada kebijakan impor beras yang dapat merugikan petani," tuturnya.

Ia mengimbau petani untuk menjual gabah dan berasnya kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) dengan menyesuaikan harga di pasaran. Nmun berdasarkan pantauan di lapangan tidak semua Bulog di daerah aktif untuk membeli beras atau gabah di atas HPP.

"Ada juga petani di sejumlah daerah yang terjerat dengan tengkulak atau ijon karena meminjam uang lebih dulu kepada mereka. Sehingga saat panen sudah tidak bisa menjual ke Bulog, namun dijual kepada tengkulak dengan harga murah. Ini sangat merugikan petani," tegasnya.

Gatot meminta Bulog harus hadir untuk membeli hasil panen petani baik dengan skema harga medium atau komersial, sehingga harganya pun harus sesuai dan jangan merugikan petani. "Saya minta Bulog harus membeli hasil panen petani, sehingga jangan sampai hasil panen itu dibeli oleh tengkulak yang merugikan petani," pungkasnya.

 


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA