Illegal Fishing Tak Pernah Berhenti

   •    Senin, 19 Jun 2017 19:35 WIB
illegal fishing
<i>Illegal Fishing</i> Tak Pernah Berhenti
Menteri KKP Susi Pudjiastuti. ANT/M. Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan illegal fishing atau penangkapan ikan secara ilegal tidak akan pernah selesai karena banyak negara yang sekarang mengalami kekurangan sumber daya ikan.

"Illegal fishing tidak akan pernah selesai," kata Menteri Susi dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, dikutip dari Antara, Senin 19 Juni 2017.

Menurut dia, aktivitas pencurian ikan bisa saja berhenti bila negara-negara tetangga Indonesia telah pulih lagi sumber daya ikannya dan jumlah stok mereka juga sudah banyak kembali.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah membuat pernyataan publik yang datanya bohong, apakah itu terkait stok ikan atau lainnya.

Pemerintah, menurut Susi Pudjiastuti, bakal terus mereformasi berbagai bidang di bawah sektor kelautan dan perikanan seperti memberdayakan budi daya perikanan nasional.

Sebelumnya, Menteri Susi juga menyatakan bahwa pemberantasan pencurian ikan bila dilakukan suatu negara maka sama saja akan menguntungkan negara tersebut sehingga berbagai pemerintahan di dunia juga diharapkan fokus untuk melakukannya.

Di Indonesia, ujar dia, Produk Domestik Bruto (PDB) sektor perikanan Indonesia saat ini adalah 50 persen lebih tinggi daripada PDB nasional.

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI juga menyatakan komoditas ikan berkontribusi besar terhadap deflasi Indonesia.

"Indeks stok ikan MSY (Maximum Sustainable Yield) kami meningkat dari 6,5 juta ton pada 2014, menjadi 7,1 juta ton pada 2015, dan menjadi 9,9 juta ton pada 2016. Tahun ini diperkirakan menjadi 12 juta ton," papar Susi.

Untuk itu, Susi menginginkan negara-negara di dunia bekerja sama untuk menutup celah yang memungkinkan sindikat kejahatan perikanan beroperasi secara bebas di seluruh dunia.


(SAW)