Kementerian BUMN Minta Restu DPR Demi Cari Investor untuk Merpati Airlines

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 12 Sep 2017 18:23 WIB
merpati sekaratkementerian bumn
Kementerian BUMN Minta Restu DPR Demi Cari Investor untuk Merpati Airlines
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian BUMN berencana meminta restu kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait pencarian investor baru untuk ‎menyelamatkan PT Merpati Nusantara Airlines yang sudah tenggelam sejak 2014.

Saat ini, setidaknya, ada satu hingga dua investor yang berminat kepada Merpati Airlines. Namun, pemerintah harus melihat seberapa besar minat dari salah satu investor tersebut.

"Kita sudah memasuki ke era mencari investor, baru kemudian kita ke DPR kalau memang diperlukan untuk mendapatkan persetujuan privatisasi," ujar ‎Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro,‎ ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Ketika sudah mendapatkan investor baru, tutur Aloysius, maka Merpati Airlines akan terbang kembali dalam menjalankan bisnis seperti sedia kala.

Menurut dia, pemerintah melalui Kementerian BUMN, sudah menyelesaikan 98 persen hak yang diinginkan karyawan. Pada akhirnya, pemerintah bisa menyetop kerugian yang menimpa Merpati.

‎"Bisnis perintis sebenarnya enggak banyak.‎ Kalau itu dibiarkan, akan bergulung terus, tanpa kita memperhatikan hak mereka. ‎Pembayaran tidak 100 persen tetapi kita sudah mendapatkan kesepakatan dengan pekerjanya," ungkap Aloysius.

Dirinya mengakui, saat mencari investor, ada beberapa kendala yang harus dihadapi. Pasalnya, menjalankan bisnis maskapai tidak lah mudah. Maka dari itu, pemerintah benar-benar serius mencari investor yang berminat menghidupi Merpati Airlines.

"M‎erpati sudah setop operasional sejak 2014. Yang beroperasi adalah anak perusahaan, MTC Merpati Training Center yaitu sekolah pilot dan pramugrari. Kedua, MMF seperti GMF," sebut Aloysius.


(AHL)