Laba BTN Syariah Tumbuh 33,41% di Kuartal I-2017

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 18 Apr 2017 07:56 WIB
btn
Laba BTN Syariah Tumbuh 33,41% di Kuartal I-2017
Direktur Utama BTN Maryono (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Syariah mencatat laba bersih sebesar Rp93,79 miliar. Perolehan itu mengalami pertumbuhan sebanyak 33,41 persen dan laba BTN Syariah lebih tinggi dibandingkan dengan laba bersih induk usahanya.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, laba bersih unit usaha syariah yang lebih tinggi didukung oleh pertumbuhan pembiayaan BTN Syariah yang tinggi diimbangi dengan perbaikan kualitas pembiayaan yang terjaga dengan baik.

"Labanya tumbuh lebih baik dibandingkan dengan konvensional yang tumbuh 21,03 persen. Pembiayaan juga tumbuh lebih tinggi yaitu sebesar 27,43 persen dari Rp11,63 triliun menjadi Rp14,81 triliun," ujar Maryono, di Menara BTN, Jakarta Pusat, Senin 17 April 2017.

Dirinya menambahkan, kenaikan pembiayaan mendukung peningkatan aset BTN Syariah sebesar 20,46 persen yoy menjadi Rp17,8 triliun pada kuartal I-2017. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 20,15 persen menjadi Rp14,53 triliun ditopang kenaikan tabungan dan giro.

Sementara itu, rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) BTN Syariah mengalami penurunan dari 1,62 persen menjadi 0,95 persen. Secara nett NPF unit usaha syariah BTN ini turun turun dari 0,90 persen menjadi 0,62 persen.

Direktur Syariah BTN Oni Febriarto menambahkan, rendahnya NPF ini dikarenakan model pembiayaan syariah yang harus disesuaikan dengan kemampuan nasabah. Selain itu BTN Syariah melakukan kombinasi antara penagihan dan restrukturisasi pembiayaan bermasalah.

"Berdasarkan cash flow termasuk imbal jasa. Jadi kita sesuaikan dengan kondisi dan kemampuan nasabah, kombinasi penagihan dan restrukturisasi. Karenanya NPF bisa rendah," jelas Oni.

 


(ABD)