Sertifikasi Tanah jadi Strategi Pemerintah Dorong Inklusi Keuangan

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 14 Feb 2018 14:37 WIB
sertifikat tanah gratisinklusi keuangan
Sertifikasi Tanah jadi Strategi Pemerintah Dorong Inklusi Keuangan
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Pemerintah telah menerbitkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) untuk mendorong inklusi keuangan. Salah satu pilar di dalamnya adalah sertifikasi tanah yang dianggap bisa menjadi jalan agar masyarakat Indonesia bisa lebih mudah mendapatkan akses lembaga keuangan.

"Sertifikasi tanah rakyat, kenapa dia penting? Dalam rangka pengembangan keuangan inklusif karena masyarakat kita dalam hal panjang itu masih sedikit yang tanahnya punya sertifikat," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Februari 2018.

Dirinya menambahkan, dalam beberapa tahun lalu baru sedikit bidang tanah di Indonesia yang memiliki sertifikat. Sehingga pemerintah menargetkan sertifikasi tanah dengan program yang dijalankan dalam dua tahun belakangan dimulai sejak 2015 lalu.

"Kalau di masa lalu kita sudah hitung, kita hanya manpu sertifikasi 650 ribu bidang. Tahun kemarin tidak tanggung tanggung ditetapkan lima juta, tahun ini tujuh juta, tahun depan sembilan juta. Sehingga sebagian besar di Indonesia ini sudah harus disertifikasi dua tahun," jelas dia.

Lebih lanjut, Darmin menilai hal ini menjadi penting di samping tingkat pendidikan yang masih rendah. Jika masyarakat memiliki tanah namun tidak tersertifikasi, maka mereka tidak akan memiliki keuntungan dari tanah tersebut. Jika tersertifikasi maka ini bisa dijadikan agunan di bank.

Selain sertifikasi tanah, pemerintah juga mendoronh inklusi keuangan melalui penyaluran bantuan sosial secara nontunai. Jika selama ini masyarakat mendapatkan uang atau bantuan lainnya secara langsung, tapi saat ini bantuan tersebut disalurkan melalui transfer perbankan.

"Kita mengubah menjadi by name by addrees online, belum realtime. Kecepatannya dalam dua tahun terakhir memang cukup membanggakan walaupun belum memuaskan. Mulai dari program PKH, bantuan nontunai rastra bahkan program dibidang kesehatan dan lain-lain, kecepatannya cukup baik," pungkasnya.

 


(AHL)


Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

2 hours Ago

Nilai tukar rupiah menghadapi tekanan jual yang tinggi karena krisis ekonomi di Turki menggangg…

BERITA LAINNYA