Kenaikan Target Penerima BPNT 3,9 Juta Ditunda hingga April

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 07 Feb 2018 16:03 WIB
transaksi non tunai
Kenaikan Target Penerima BPNT 3,9 Juta Ditunda hingga April
Ilustrasi (ANT/Aditya Pradana Putra).

Jakarta: Pemerintah menunda kenaikan bertahap jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dari program bantuan pangan non tunai (BNPT) menjadi 3,9 juta di Februari.  Sekretaris Eksekutif Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto usai rapat koordinasi BPNT mengatakan kenaikan jumlah KPM ditunda hingga April.

"Iya mundur jadi April," kata Bambang di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Februari 2018.

Bambang mengatakan penundaan penambahan jumlah penerima dikarenakan persiapan yang masih kurang, terutama terkait dengan kepemilikan kartu oleh masing-masing KPM. Kurangnya kepemilikan ini membuat bantuan pangan nontunai terhambat karena sistem ini disalurkan melalui kartu yang tersambung dengan rekening berisi nominal uang yang bisa dibelanjakan, di mana pencairan dari pemerintah diberikan setiap tanggal 25 per bulannya. Presiden Joko Widodo juga meminta agar hal-hal teknis yang menyangkut penyaluran bantuan harus diimbangi dengan sebaran kartu secara merata.

"Jadi memang pertama masalah yang paling penting itu persoalan data, kedua masalah registrasi perbankan, karena kan ada masalah perbankan. Nah itu yang belum lancar lah, ini kan baru buat kita jadi mundur sedikit enggak apa-apa," tutur Bambang.

Dengan adanya penundaan tersebut, maka jumlah KPM untuk Februari hingga Maret masih sebesar 1,2 juta. Namun demikian, lanjut dia, meski mengalami penundaan, namun beras sejahtera (rastra) yang dulu dikenal dengan istilah beras untuk masyarakat miskin (raskin) tetap diberikan bagi yang di luar 1,2 juta PKM.

"Meski diundur, tapi bukan berarti enggak dapat raskin ya, jadi yang sisa selain 1,2 juta tetap dapat beras. Ini hanya masalah metode pembayaran saja yang perlu disiapkan dengan baik," jelas dia.

Pemerintah tahun ini memperluas penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari sebelumnya enam juta. Namun untuk mencapai angka 10 juta, pemberian BNPT dibagi dalam lima tahap yakni tahap pertama di Januari sebesar 1,2 juta, Februari naik menjadi 3,9 juta, Maret-Juni naik menjadi 7,2 juta, Juli naik jadi sembilan juta dan Agustus-Desember baru mencapai 10 juta.