Kelonggaran DP KPR Hanya Berlaku untuk Rumah Seharga Rp130 Juta

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 20 Apr 2017 11:33 WIB
kpr
Kelonggaran DP KPR Hanya Berlaku untuk Rumah Seharga Rp130 Juta
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet Dwi Pramadia)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan aturan mengenai down payment kredit pemilikan rumah (KPR) telah diatur oleh Bank Indonesia (BI). Aturan dari bank sentral ini menjadi landasan bagi semua bank sebelum menyalurkan kredit untuk semua segmen termasuk KPR.

Aturan mengenai DP oleh BI diatur dalam Peraturan BI (PBI) Nomor 18/16/PBI/2016 tentang Rasio Loan to Value (LTV) untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value (FTV) untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor yang berlaku sejak 29 Agustus 2016.

"Kalau sepanjang aturannya kita mengacu pada aturan BI," kata Direktur Konsumer BRI Sis Apik Wijayanto di Kantor Pusat BRI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis 20 April 2017.

Dirinya menegaskan, aturan dari BI menjadi landasan semua bank dalam menyalurkan KPR. Hanya saja di luar aturan itu ada kelonggaran bagi bank dalam mengatur DP dalam menyalurkan KPR subsidi.




Dalam menyalurkan KPR subsidi bank mendapatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah sehingga bank lebih leluasa untuk mengatur pinjaman yang diberikan. Namun KPR subsidi dibatasi dengan plafon kredit tertentu yaitu Rp130 juta.

"Untuk KPR subsidi DP diserahkan kebijakan ke masing-masing bank tapi KPR subsidi jumlahnya untuk daerah-daerah tertentu maksimum yang bisa diberikan. Kalau di DKI Jakarta ini (plafon KPR subsidi) Rp130 yang bisa diberikan. Kalau Rp130 juta harga rumahnya itu boleh kebijakan DP-nya diserahkan masing-masing bank," jelas dia.

Sampai dengan kuartal I-2017, kredit untuk KPR di BRI tumbuh mencapai 20,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara sejak awal 2017, KPR Bank BRI tumbuh sebesar 6,37 persen.

"Lebih bagus dari tahun sbeelumnya pertumbuhannya. Dan ini kalau kita lihat year to date 6,37 persen kumulasi sampai akhir tahun bisa lebih dari 20 persen kalau dikalikan empat kan bisa lumayan. Targetnya sampai akhir tahun Rp20,13 triliun," pungkas dia.


(AHL)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

2 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA