Bappenas Usulkan Alokasi Anggaran Rp7 Miliar untuk Kaji Pindahkan Ibu Kota

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 11 Jul 2017 19:37 WIB
pemindahan ibukota
Bappenas Usulkan Alokasi Anggaran Rp7 Miliar untuk Kaji Pindahkan Ibu Kota
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. ANTARA FOT0 Indrianto Eko Suwarso.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas mengusulkan adanya alokasi anggaran sebesar Rp7 miliar untuk digunakan sebagai kajian pemindahan Ibu Kota negara.

Alokasi tersebut diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2017 yang dibahas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, saat rapat dengan Komisi XI DPR.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan anggaran tersebut bukanlah angka baru. Dia bilang besaran alokasi yang diusulkan adalah dari pagu anggaran Bappenas. Menurut Bambang, alokasi lain juga datang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Agraria dan Tata. Namun dirinya tak menyebutkan detail angkanya.



"Kajian utama kami Rp7 miliar untuk memastikan kajiannya komperhensif sehingga bisa mendukung pembiayaan yang matang," kata Bambang, Selasa 11 Juli 2017.

Usulan anggaran Rp7 miliar tersebut, merupakan bagian dari usulan daftar tambahan anggaran belanja Bappenas sebesar Rp26 triliun di RAPBNP.

Mantan Menteri Keuangan ini mengatakan dalam kajian nanti, salah satu yang harus dihitung secara tepat yakni mengenai estimasi biaya yang dibutuhkan untuk pemindahan yang mana tidak memberatkan APBN karena akan menggunakan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Bambang mengatakan, nantinya Ibu Kota baru hanya akan fokus sebagai pusat pemerintahan. Sementara pusat bisnis tetap berada di Jakarta sebab pasar lebih nyaman berada di Jakarta.

"Kita fokus di pemerintahan dan pastinya nanti akan terkait lembaga tinggi DPR, yudikatif, MA di Ibu Kota," jelas dia.


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA