Percepat Proyek Infrastruktur, IIF Contek Skema India

Desi Angriani    •    Rabu, 17 May 2017 14:51 WIB
infrastruktur
Percepat Proyek Infrastruktur, IIF Contek Skema India
Ilustrasi. MI/Galih Pradipta.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) segera menerapkan produk staple close financing dan take out financing untuk mempercepat pendanaan proyek infrastuktur di Indonesia. Skema tersebut mencontek negara India yang tercatat berhasil merangkul partisipasi swasta dalam proyek infrastuktur.

"Staple close financing dan take out financing udah berjalan di india. India negara yang cukup sukses dalam menjalankan partisipasi pihak swasta," ujar Presiden Direktur IFF Ari Soerono dalam forum Indonesia Infrastructure Finance Conference di Grand Hyatt Hotel Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.

Ari menjelaskan, melalui skema tersebut, IIF menawarkan fasilitas pendanaan terhadap proyek yang sudah ditender. Dengan begitu para investor tak perlu repot dalam mencari fasilitas pendanaan sekaligus mempercepat penyerapan pendanaan.




"Jadi pada projek ditender itu sudah ada fasilitas financial closenya jadi para tender bisa ambil atau enggak. Kan selama ini repotnya disitu," tuturnya.

Dia mencontohkan, pendanaan dari bank dapat dipangkas menjadi lima tahun untuk proyek pembangunan berjangka panjang. Bank cukup mendanai selama lima tahun pertama, tahun berikutnya diambil alih oleh pihak IFF sehingga modal pendanaan dari bank dapat digunakan untuk proyek lainnya.

"Bank cukup lima tahun aja di awal terus setelah lima tahun projeknya dikasih ke kita mereka cukup pendanaan 5 tahun aja itu yang sedang kita bicarakan dengan bank," tambah dia.

Hingga kini, IIF masih menawarkan produk tersebut kepada investor dalam dan luar negeri. Dia meyakini, dua skema tersebut dapat mempercepat penyerapan pendanaan guna mendukung proyek strategis nasional.

"Bisa mempercepat penyerapan tapi belum tau berapa persen. Ini sedang dijajaki," pungkas dia. 





(SAW)