Holcim Indonesia Berkontribusi Bangun Taman Pandang Istana

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 19 Jul 2016 19:29 WIB
holcim indonesia
Holcim Indonesia Berkontribusi Bangun Taman Pandang Istana
Marketing Director Holcim Indonesi?a Dhamayanti Suhita. MTVN/Dian IS.

Metrotvnews.com, Jakarta: Taman Pandang Istana (Taman Aspirasi) merupakan hasil bentuk dari tiga prakarsa yaitu Pemprov DKI Jakarta, PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), dan Creative Placemaking (CARAS).

Tujuan pembentukan taman yang berada di silang Barat laut Monumen Nasional (Monas)‎ ini sebagai sarana ruang terbuka hijau bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya melalui beragam kegiatan positif.

Marketing Director Holcim Indonesi‎a Dhamayanti Suhita menjelaskan, pembangunan Taman Pandang Istana merupakan salah satu bentuk perwujudan dari komitmen perusahaan untuk memberikan solusi yang berkelanjutan.

Perseroan sangat mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta, karena sejalan dengan komitmen yang dimiliki dalam pembangunan berkelanjutan untuk memberikan perbedaan yang positif melalui solusi-solusi inovatif berbasis teknologi, dan produk berkualitas dari Holcim, seperti ThruCrete, EzyfloCrete, ColorCrete, dan Holcim Mortar.

"Kami berharap kehadiran taman ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat tidak hanya sekarang, tetapi juga untuk masa dan generasi yang akan datang," jelas Dhamayanti, ditemui di bilangan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/7/2016).

‎Kepala Dinas Pertamanan Pemprov DKI Jakarta Djafar Muhlisin mengapresiasi bentuk kolaborasi antarpihak yang terlibat dalam pembangunan Taman Pandang Istana. Pembangunan taman yang dibentuk oleh tiga pihak bisa berjalan lancar. Hasilnya, kebutuhan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan seperti olah raga, edukasi, dan seni bisa terealiasikan.


Dengan cita-cita untuk memanfaatkan kekuatan seni, budaya, dan kreativitas dalam melayani kebutuhan masyarakat, diakui Djafar Muhlisin, Taman Pandang Istana diharapkan dapat mengangkat aspirasi seniman dan komunitas kreatif Indonesia melalui kontribusi karya di ruang publik.

‎Direktur CARAS Aspara Herman menambahkan, taman ini mempertemukan visi dan cita-cita yang dimiliki oleh semua pihak kolaborator untuk bisa meningkatkan nilai estetika dan rasa memiliki komunitas di ruang publik.

"Kami juga harapkan taman ini mampu memfasil‎itasi dan menginsipirasi masyarakat untuk berkolaborasi secara kreatif," tutup Aspara.


(SAW)