Penerbangan Mancanegara Naik 1,9%

   •    Minggu, 08 Jul 2018 19:25 WIB
penerbangan
Penerbangan Mancanegara Naik 1,9%
Pesawat Garuda Indonesia. MI Amiruddin Abdullah.

Denpasar: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat penerbangan mancanegara dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali mencapai 3.037 unit selama Mei 2018, atau meningkat 57 kali (1,91 persen) dibandingkan dengan April 2018 (2.980 unit).

"Demikian pula jumlah penumpang yang diangkut meningkat 21.858 orang atau 4,07 persen dari 536.515 orang pada April 2018 menjadi 558.373 orang pada Mei 2018," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Bali I Nyoman Gede Subadri di Denpasar dikutip dari Antara, Minggu, 8 Juli 2018.

Ia mengatakan, penumpang yang diangkut ke luar negeri itu sebagian besar adalah wisatawan mancanegara setelah menikmati liburan di daerah tujuan wisata Pulau Dewata.

Bali selama Mei 2018 menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 528.512 orang, naik sebesar  2,27 persen dibandingkan dengan April 2018 (m-to-m).

Sementara kunjungan wisman tersebut dibandingkan dengan Mei 2017 (y-on-y) mengalami peningkatan sebesar delapan persen.

Keberangkatan pesawat ke luar negeri itu juga mengangkut bagasi dan barang angkutan udara internasional meningkat 1,16 persen dari 8,31 juta ton pada April 2018 menjadi 8,41 juta ton pada Mei 2018.

I Nyoman Gede Subadri menambahkan, sepuluh negara yang menjadi tujuan utama keberangkatan pesawat dari Bali tersebut meliputi Australia, Tiongkok, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Thailand, Filipina, Jepang, Qatar, dan Timor Leste.

Keberangkatan pesawat tersebut dibanding dengan bulan sebelumnya (m-to-m), delapan negara di antaranya meningkat 7,76 persen dan secara Y-On-Y keberangkatan pesawat tujuan Filipina meningkat ratusan persen. Hal itu berkat dibukanya rute penerbangan baru Denpasar-Manila sejak Januari 2018.

Hal tersebut menyebabkan terjadinya lonjakan jumlah penerbangan ke Filipina dari bulan ke bulan sejak awal 2018. Hal itu berbeda dengan delapan negara tujuan utama keberangkatan pesawat udara secara m-to-m tujuan Malaysia menurun 6,29 persen dan Timor Leste juga merosot 4,35 persen.

Untuk keberangkatan pesawat ke tujuan tiga negara lainnya mengalami penurunan terbesar ke Timor Leste 9,14 persen. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya keberangkatan penumpang tujuan Filipina meningkat ratusan persen.

I Nyoman Gede Subadri menjelaskan, pesawat yang berangkat tujuan Australia selama Mei tercatat 680 kali mengangkut 112.395 orang, menyusul China 530 kali (92.507 penumpang), Malaysia 462 kali (74.590 penumpang), Singapura 528 kali (91.405 penumpang), Hong Kong 125 kali (30.669 penumpang), Thailand 116 kali (20.525 penumpang) dan Filipina 94 kali (13.312 penumpang).

Selain itu pesawat juga berangkat tujuan Jepang 93 kali mengangkut  18.636 penumpang), Qatar 93 kali (28.238 penumpang), Timor Leste 66 kali (6.331 penumpang), dan ke berbagai negara lainnya di belahan dunia.


(SAW)


Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

1 hour Ago

Perang dagang yang kini tengah berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok secara langs…

BERITA LAINNYA