OJK: 90% Dana Repatriasi Masih Diparkir di Bank

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 29 Nov 2016 17:22 WIB
tax amnesty
OJK: 90% Dana Repatriasi Masih Diparkir di Bank
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut mayoritas dana repatriasi dari program pengampunan pajak (tax amnesty) masih disimpan di bank. Dana tersebut kebanyakan disimpan dalam bentuk deposito dan belum dialihkan untuk investasi lainnya.

"Mayoritas masih parkir di bank. Jadi sampai 90 persen masih parkir di bank dalam bentuk deposito," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Dirinya menambahkan, beberapa wajib pajak memang masih menunggu kepastian sektor investasi yang menarik. Padahal pemerintah telah menetapkan jika dana yang kembali itu bisa disimpan untuk investasi sektor riil maupun pasar modal.




"Saya pikir tunggu saja kali karena bisa sangat fleksibel, bisa di sektor riil, bisa ditanam terus menerus di pasar modal," jelas dia.

Muliaman berharap jika dana repatriasi amnesti pajak periode pertama bisa segera masuk. Setidaknya hingga tahun depan dana ini bisa dimanfaatkan untuk memperkuat likuiditas di Indonesia.

"Tahun depan diharapkan sudah mulai clear lah. Karena kan sampai tahun ini repatriasi sudah sampai sekira Rp140 triliun, yang sudah diparkir di bank sekitar Rp50-an triliun," pungkasnya.

Saat ini dana repatriasi amnesti pajak mencapai Rp143 triliun. Sementara dana deklarasi luar negeri sebesar Rp986 triliun dan deklarasi dalam negeri sebesar Rp2.830 triliun. Adapun dana tebusan yang diterima telah mencapai Rp98,9 triliun.


(AHL)