Kemenkop UKM Ungkap Rahasia Sukses UKM Era Digital

M Studio    •    Sabtu, 06 Oct 2018 14:45 WIB
Berita Kemenkop UKM
Kemenkop UKM Ungkap Rahasia Sukses UKM Era Digital
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya (Foto:Dok.Kemenkop UKM)

Jakarta: Kemenkop UKM mewakili Indonesia membagikan kunci sukses pengembangan UKM pada era digital dalam forum Global Entrepreneurship Conference yang digelar di Amalfi Coast, Italia, 4-5 Oktober 2018.

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya yang mewakili Menteri Koperasi dan UKM memaparkan materi terkait sesi Human Entrepreneurship and Social Innovation pada forum yang digelar di Salermo University Italia itu.

Forum tersebut digelar dalam upaya untuk meneruskan program ICSB yang dilaksanakan pada PBB 2016, dengan menyelenggarakan Gobal Entrepreneurship Conference. Indonesia diundang karena merupakan salah satu inisiator bersama enam negara lain di PBB seiring peresmian UN SME Day 27 Juni.

"Intinya pada teknologi seperti sekarang, kemanusiaan semakin penting," kata  Hermawan Kartajaya. Situasi paradoks semakin meluas saat ini, dan rumus sukses bagi UKM adalah mengintergrasikan dua hal yang paradoks itu.

"UKM tidak boleh hanya tradisional saja, harus mengadopsi teknologi. Tapi juga tidak boleh melupakan sisi kemanusiaan," katanya.

Dia berpendapat, selama ini mesin justru mempersempit peluang manusia untuk bisa berperan lebih besar. "Sebaliknya UKM start up juga jangan hanya berpegang pada online digital karena justru offline experience bagi customer paling punya value," ucapnya.

Hermawan mencontohkan, pelanggan akan kecewa jika pada visualisasi online sebuah produk terlihat sangat bagus, namun nyatanya setelah dibeli tidak bagus.

"Alibaba yang paling hebat e-commerce nya juga sudah masuk ke offline store. Matinya Seven Eleven di Indonesia bukan karena ada shifting offline ke online. Tapi lebih karena model bisnis offline-nya keliru," katanya.

Sebaliknya Glodok yang pernah menjadi pusat elektronik terbesar, meredup pamornya karena tidak mampu beradaptasi dengan digitalisasi. "Jadi rumus untuk sukses UKM harus berhasil mengintegrasikan online dan offline, teknologi informasi menciptakan pengalaman terbaik bagi konsumen," katanya.

Hermawan mengingatkan, hal tersebut bisa menjadi pelajaran yang baik bagi para pelaku UKM di dunia.


(ROS)