Menko Perekonomian Usul Sertifikasi Keahlian bagi Siswa SMK

Husen Miftahudin    •    Selasa, 29 Nov 2016 16:02 WIB
pendidikan
Menko Perekonomian Usul Sertifikasi Keahlian bagi Siswa SMK
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: MTVN/Husen Miftahuddin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sistem pendidikan bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diharapkan segera ada perubahan. Sebab biaya pendidikan SMK semakin mahal akibat sistem pendidikan yang mengikuti pola pekerjaan.

Melihat kondisi tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengusulkan adanya uji kompetensi bagi siswa SMK untuk mendapatkan sertifikat keahlian setiap tahunnya. Sehingga siswa SMK tidak perlu menunggu hingga tiga tahun untuk mendapat ijazah dan mencari pekerjaan.

"Harusnya tahun pertama standarnya apa, kemudian tahun kedua apa sertifikasinya. Jadi kalau siswa SMK drop out di tahun pertama, dia bisa kerja karena sudah punya sertifikat," ujar Darmin di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).

Baca: Pendidikan Vokasi Harus Lebih Banyak Praktik Ketimbang Teori

Menurutnya, siswa yang telah memiliki sertifikat keahlian bisa dengan mudah mencari pekerjaan sesuai bidang yang ditekuninya. Di sisi lain, banyak perusahaan yang juga membutuhkan tenaga kerja muda dengan keahlian dan kompetensi yang sesuai.

Maka itu, kata Darmin, yang terpenting saat ini adalah lulusan standar kompetensi yang langsung bisa disalurkan ke sektor pekerjaan tertentu. Sehingga jelas ke arah mana sistem pekerjaannya.

"Saya percaya dengan kerja sama ini pasti menyangkut sektor lain. Kemenhub, ESDM, Pertahanan, Pariwisata, di sana semua banyak job (lowongan pekerjaan). Itu harus punya standar dari tamatan-tamatan (SMK) untuk ditempati," pungkas Darmin.


(AHL)