September, Nilai Ekspor Jatim Turun 12,51%

Amaluddin    •    Senin, 17 Oct 2016 18:12 WIB
ekspor
September, Nilai Ekspor Jatim Turun 12,51%
Ekspor (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).

Metrotvnews.com, Surabaya: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Jawa Timur pada  September mencapai USD1.415,19 juta. Jumlah itu turun 12,51 persen dibanding ekspor pada Agustus 2016 yang mencapai USD1.617,57 juta.

Kepala BPS Jatim Teguh Pramono  mengatakan penurunan ekspor ini karena kondisi perekonomian global yang masih lesu.  

"Menurut saya penyebab menurunnya nilai ekspor ini karena kondisi perekonomian global masih belum stabil," kata Teguh, dikonfirmasi, Senin (17/10/2016).

Meski demikian, lanjut Teguh, secara komulatif nilai ekspor di Jatim mulai Januari sampai September 2016 ini mencapai USD14.300,48 juta, atau naik 8,47 persen dibandingkan dengan ekspor pada periode yang sama pada 2015 yang mencapai USD13.184,24 juta.

Ekspor migas Jatim pada September 2016 mencapai USD98,94 juta atau turun 26,44 persen dibanding ekspor migas bulan Agustus 2016 yang mencapai USD134,49 juta. Sedangkan selama Januari sampai September 2016 ekspor migas mencapai USD 759,48 juta atau naik 71,30 persen dibanding ekspor migas periode yang sama 2015 yang mencapai USD443,35 juta.

Sementara ekspor non migas Jatim September 2016 mencapai USD1.316,25 juta, turun 11,25 persen dibanding ekspor nonmigas Agustus 2016 yang mencapai USD1.483,08 juta.

Sedangkan selama Januari sampai September 2016, ekspor non migas mencapai USD13.541,00 juta atau naik sebesar 6,28 persen dibanding ekspor non migas periode yang sama tahun 2015 yang mencapai USD12.740,89 juta.

Selama September 2016, ekspor non migas Jatim didominasi oleh perhiasan/permata dengan nilai USD137,23 juta, diikuti kayu dan barang dari kayu sebesar USD103,34 juta, ikan dan udang sebesar USD82,56 juta, lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD81,82 juta, serta bahan kimia organik sebesar USD76,10 juta.


(SAW)