Investree Bentuk Produk Fintech Syariah

Monica Felicitas Gracia V    •    Selasa, 30 Jan 2018 16:53 WIB
fintech
Investree Bentuk Produk <i>Fintech</i> Syariah
Illustrasi (MI/USMAN ISKANDAR).

Jakarta: Investree mendeklarasikan diri sebagai inisiator produk fintech syariah, dalam rangka menuju hadirnya fatwa fintech syariah, yang segera akan diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. 

Hal tersebut disampaikan oleh Co Founder dan CEO Investree Adrian Gunadi dalam konferensi pers bertajuk 'Investree Syariah', di Le Meridien Hotel, Selasa, Jakarta, 30 Januari 2018.

Adrian menambahkan, kehadiran Investree Syariah diharapkan dapat semakin memberdayakan UKM melalui layanan pembiayaan teknologi finansial dengan prinsip syariah.

"Selain itu inklusi serta literasi keuangan syariah nasional pun dapat ditingkatkan. Investree syariah merupakan yang pertama dan satu-satunya perusahaan fintech di Indonesia yang mendapatkan Surat rekomendasi penunjukkan tim ahli syariah dari Dewan Syariah Nasional," jelas Adrian.

Pada 25 Januari lalu, Investree juga baru mendapatkan izin terdaftar dari Otoritas Jasa Keuangan, berkaitan dengan produk pembiayaan invoice syariah sebagai bagian dari layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi yang dilakukan dengan prinsip syariah.

Dari hasil uji coba layanan Investree Syariah, hingga  bulan ini jumlah pembiayaan Investree Syariah telah mencapai Rp 2,7 miliar, dengan jumlah 313 borrower (peminjam) syariah dan 1.340 lender (pemberi pinjaman) syariah.



(SAW)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA