Pemprov Ajak Swasta Jalankan Program DP 0%

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 20 Dec 2017 20:57 WIB
perumahan
 Pemprov Ajak Swasta Jalankan Program DP 0%
Illustrasi. ANT/FB Anggoro.

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak pihak swasta untuk ikut terlibat dalam program penyediaan rumah dengan uang muka atau down payment (DP) nol persen. Salah satu yang akan dilibatkan adalah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Indonesia (Apersi).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihak swasta lebih mengerti tentang kondisi pasar dengan konsep yang berasal dari pemerintah. Menurut dia sinergi ini akan bisa direalisasikan lebih baik dan diyakini tidak akan menganggu pasar properti.

"Jadi kita akan berikan konsepnya, ini yang pemerintah akan lakukan, kalau swasta ingin berpartisipasi tentunya sangat menarik buat mereka. Dan saya yakin mereka akan terlibat dan tertarik untuk berpartisipasi," kata dia di Gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Rabu, 20 Desember 2017.

Pemprov DKI Jakarta juga akan memaksimalkan peran dari PT Bank DKI Tbk selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor perbankan. Saat ini Bank DKI terus berbenah karena Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersebut dihadapkan pada masalah tingginya rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).

"Saya ingin sebetulnya Bank DKI ikut dan berpartisipasi dan mereka siap. Bank DKI sendiri belum ada di-list, mohon di guidance sama teman-teman, karena mereka ini baru saja melakukan proses yang cukup panjang membenahi, Bank DKI NPL-nya sempat tinggi tapi sekarang Alhamdulillah sudah baik," jelas dia.

Dirinya menambahkan, Bank DKI tidak akan sendirian dalam menjalankan prorgam ini mengingat kemampuannya yang masih terbatas. Untuk itu Sandi berharap bank-bank besar terutama bank milik negara bisa ikut dalam pelaksanaan program yang menjadi salah satu andalannya saat masa kampanye lalu.

"Bank DKI sedang dalam proses pengajuan kerja sama dengan kementeirian PUPR terkait bank penyalur dana FLPP, dan menggunakan suku bunga terendah untuk rumah DP nol persen. Secara natural Bank DKI akan di depan, kita enggak mau captive, kita maunya terbuka, ini pendanaannya juga besar, kita ingin ada kompetisi, jadi kita akan undang BRI, BTN tentunya," pungkasnya.



(SAW)