Penyederhanaan Sistem Percepat Inklusi Keuangan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 13 Feb 2018 11:11 WIB
inklusi keuangan
Penyederhanaan Sistem Percepat Inklusi Keuangan
Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut ada dua permasalahan yang harus diperbaiki agar inklusi keuangan Indonesia bisa berjalan pesat. Salah satunya yakni penyederhanaan sistem.

"Jadi, memang yang paling penting itu ada satu, penyederhanaan sistem, penting sekali. Kunci. Ini yang harus kita perbaiki," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018.

Selain sistem, Jokowi memandang pemerintah juga perlu menyerdehanakan perizinan. Apalagi, kata dia, selama ini izin di Indonesia masih tergolong ruwet.

"Dua hal ini kalau kita selesaikan akan mempercepat inklusi keuangan kita, cepat sekali," ucap dia.

Baca: Tiga Tokoh Inspirator Inklusi Keuangan

Jika dua permasalahan itu belum bisa diatasi, lanjut dia, inklusif keuangan Indonesia tetap bisa berjalan. Namun, tak akan secepat negara-negara maju.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku telah berkomunikasi dengan Ratu Belanda, Maxima, selaku utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk inklusi keuangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

"Tadi saya sudah diskusi panjang dengan beliau, kita harapkan dua hal tadi segera kita selesaikan," pungkas dia.




(OGI)


Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

7 hours Ago

Perlambatan ekonomi Turki sebagai akibat terjerembapnya lira, mata uang mereka, hingga lebih da…

BERITA LAINNYA