BRI Mataram Perbanyak Agen Brilink di Perdesaan

   •    Senin, 09 Oct 2017 15:04 WIB
bri
BRI Mataram Perbanyak Agen Brilink di Perdesaan
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Mohammad Ayudha)

Metrotvnews.com, Lombok Utara: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus memperbanyak jumlah agen Brilink di perdesaan yang bisa melayani masyarakat untuk bertransaksi keuangan. Hal ini sejalan dengan upaya memperluas jangkauan ke seluruh pelosok di Tanah Air.

"Kami fokus membentuk agen-agen di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan, terutama di utara dan selatan Pulau Lombok," kata Pimpinan Cabang BRI Cabang Mataram Mochammad Harsono, seperti dikutip dari Antara, di Lombok Utara, Senin 9 Oktober 2017.

Ia menyebutkan jumlah agen Brilink yang sudah terbentuk sebanyak 548 unit dari target 800 unit pada 2017. Ratusan agen tersebut tersebar di Kota Mataram sebanyak 277 unit, dan di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 165 agen. Sementara di Kabupaten Lombok Utara sebanyak 66 agen atau satu desa sudah memiliki satu agen Brilink.

Menurut Harsono, penambahan jumlah agen di pelosok desa difokuskan pada daerah-daerah yang menjadi basis ekonomi dan pariwisata, seperti di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

"Di Sekotong, sudah ada 50 agen. Kami akan tambah jumlahnya karena potensi dana pihak ketiga dan penyaluran kredit di daerah penghasil komoditas perikanan laut dan pariwisata itu cukup potensial," ujarnya.

Dengan adanya agen Brilink, kata dia, masyarakat di perdesaan relatif lebih mudah bertransaksi keuangan tanpa harus mengeluarkan biaya relatif besar ke pusat kota agar bisa mengakses perbankan.

Berbagai transkasi yang bisa dilakukan melalui agen, yakni transfer antarbank, tarik/setor tunai, angsuran pinjaman, mengisi pulsa listrik dan telepon genggam, serta membayar angsuran ke perusahaan pembiayaan.

"Dengan membentuk agen maka akan menggairahkan roda perekonomian, khususnya di daerah-daerah pinggiran yang selama ini belum tersentuh perbankan atau industri keuangan lainnya," pungkasnya.


(ABD)