HET juga Diterapkan di Pasar Rakyat

   •    Rabu, 14 Jun 2017 10:31 WIB
bahan pokok
HET juga Diterapkan di Pasar Rakyat
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (FOTO: MI/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi nota kesepahaman (MoU) produsen minyak goreng, distributor daging, dan Perum Bulog dengan pedagang pasar tradisional. Upaya itu dilakukan guna memastikan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok di pasar-pasar rakyat seluruh Indonesia dengan harga yang terjangkau.

Nota kesepahaman itu dilakukan antara Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), masing-masing dengan Bulog, Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), dan Asosiasi Distributor Daging Indonesia (ADDI) di Kantor Kementerian Perdagangan.

"Jangan sampai pasokan di pasar rakyat terganggu. Bapok (barang kebutuhan pokok), khususnya minyak goreng, gula, daging beku yang dijual sesuai dengan HET, juga akan disalurkan ke pasar-pasar rakyat seluruh Indonesia. Jadi tidak hanya ke ritel modern," jelas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam keterangan resmi, Selasa 13 Juni.

Bulog diikutsertakan dalam kesepakatan lantaran BUMN pangan itu hanya akan menyalurkan ke pasar rakyat. "Bulog tidak akan menyalurkan bapok ke ritel modern karena harganya berbeda," tambah Enggar.

Dalam MoU Ikappi dan APPSI dengan Bulog dijelaskan, harga jual eceran maksimal di pedagang pasar rakyat untuk komoditas beras Rp9.500/kg, gula Rp12.500/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11 ribu/liter, bawang merah Rp32 ribu/kg, dan bawang putih Rp30 ribu/kg.

MoU itu juga menghubungkan langsung pedagang pasar rakyat dengan produsen dan asosiasi barang kebutuhan pokok agar distribusinya menjadi lebih merata. "Pedagang pasar rakyat akan mendapat akses yang sama seperti ritel modern. Selain itu, pedagang pasar rakyat dapat berhubungan langsung dengan Bulog dan asosiasi, tidak perlu lewat distributor," ucap Enggar.

Dia pun mengingatkan setiap pihak harus melaporkan pendistribusian bahan pokok sesuai dengan MoU dimaksud setiap bulannya kepada Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag melalui Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting. Ketentuan itu mulai diberlakukan serentak di seluruh Indonesia sejak 12 Juni 2017.

Beras stabil

Berdasarkan pantauan di Pasar Tanjung Jember, Jawa Timur, harga bahan pokok seperti gula pasir ternyata sudah sesuai dangan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp12.500 per kilogram. Harga beras di pasar tradisional Kabupaten Jember juga relatif stabil meskipun permintaan masyarakat akan komoditas beras tersebut meningkat. "Alhamdulillah harga beras masih stabil dan belum ada lonjakan harga yang signifikan. Mudah-mudahan harga beras tetap stabil hingga Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember Anas Ma'ruf seperti dikutip Antara.

Sebelum dengan pasar rakyat, Kemendag telah menetapkan HET di ritel modern untuk komoditas gula sebesar Rp12.500/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11 ribu/liter, dan daging beku dengan harga maksimal Rp80 ribu/kg. Ketentuan itu mulai diberlakukan serentak di Indonesia sejak 10 April 2017. (Media Indonesia)


(AHL)