447 Gerai Hero Hentikan Gesek Ganda Kartu Debit & Kredit

Desi Angriani    •    Jumat, 15 Sep 2017 20:22 WIB
hero supermarketpenggesekan ganda kartu
447 Gerai Hero Hentikan Gesek Ganda Kartu Debit & Kredit
Presiden Direktur HERO Stephane Deutsch. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menghentikan metode gesek ganda atau double swipe dalam transaksi nontunai baik kartu debit dan kredit di 447 toko Hero yang tersebar di Indonesia.

Presiden Direktur HERO Stephane Deutsch mengatakan, saat ini toko-tokonya telah menggunakan mesin electronic data capture (EDC) yang terintegrasi langsung dengan mesin kasir.

"Sebenarnya untuk comply, begitu ada pengumuman kita langsung ubah sistem, dan kita sudah enggak double swipe sejak Senin, itu sudah semua no double swipe," katanya dalam Paparan Publik Tahunan Hero di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Meski perseroan pernah memberlakukan metode gesek ganda, Stephane memastikan seluruh data pelanggan yang sudah terekam aman lantaran dilakukan terpusat dan tersimpan dengan baik di server komputer masing-masing gerai.

"Kita double swipe karena dulu sebenarnya banyak yang double swipe, karena untuk make sure data pembayaran, tapi kita pastikan yang kita tekanan itu data aman bukan karena itu daya sensitif begitu aturannya keluar kita langsung ubah," papar dia.

Stephane pun mengapresiasi keputusan yang dikeluarkan BI utuk melindungi konsumen dari penyalahgunaan data pelanggan. "Ini komitmen untuk melindungi konsumen kita," tutup dia.

Pengaturan mengenai penggesekan ganda kartu nontunai sebenarnya telah tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Pada Pasal 34 huruf b, Bank Indonesia melarang penyelenggara jasa sistem pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah maupun data dan informasi transaksi pembayaran selain untuk tujuan transaksi pemrosesan pembayaran.


(AHL)