JK Akui tak Mudah Mengatasi Kemiskinan dan Kesenjangan

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 09 Aug 2017 11:41 WIB
kemiskinan
JK Akui tak Mudah Mengatasi Kemiskinan dan Kesenjangan
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (FOTO: MTVN/Dheri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui tak mudah mengatasi masalah ketimpangan dan kemiskinan yang terjadi di Tanah Air. Hal tersebut diutarakan Kalla saat memberikan sambutan kunci pada acara Indonesia Development Forum.

Kalla mengatakan padahal, dari awal, pendiri bangsa telah mengamanatkan tugas pada para penerusnya untuk membangun Indonesia secara adil dan makmur. Namun, ternyata amanat tersebut tak semudah yang diucapkan.

"Selalu menjadi pembicaraan makmur dulu, baru adil atau sejalan adil dan makmur. Itu tidak mudah menyelesaikan prioritas seperti itu," kata Kalla di Westin Hotel, Kuningan, Jakarta Pusat, Rabu 9 Agustus 2017.

Dirinya mengatakan ketimpangan bukanlah merupakan permasalahan yang menghantam Indonesia saja. Namun, seluruh dunia juga mengalami. Di Amerika Serikat bahkan ada istilah satu persen melawan 99 persen.

Menurut Kalla, banyak upaya yang telah dijalankan untuk mengentaskan kemiskinan, namun ternyata tak cukup efektif. Dirinya pun menyadari upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah selama ini masih stagnan.

Maka dari itu, lanjut dia perlu dilakukan upaya yang lebih gencar lagi untuk mengatasi masalah ketimpangan dan kemiskinan yakni dengan memberikan bantuan langsung atau cash transfer melalui program keluarga harapan (PKH) dan subsidi lainnya yang lebih tepat sasaran.

 


(AHL)