BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Sinergi Koordinasi Pelayanan

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 19 Jul 2017 19:18 WIB
bpjs kesehatanbpjs ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Sinergi Koordinasi Pelayanan
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. (FOTO: MI/Bary Fathahilah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan sepakat melakukan kerja sama terkait Koordinasi Pelayanan atau Coordination of Services (COS). Kerja sama merupakan pengembangan komitmen kedua belah pihak dalam memberikan pelayanan terbaik.

Kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Khrisna Syarif dan Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Maya Amiarni. Kerja sama ini akan memberi pelayanan terutama bagi peserta yang membutuhkan perawatan dan pengobatan jika mengalami Kecelakaan Kerja (KK) atau Penyakit Akibat Kerja (PAK).

"Kerja sama ini bertujuan untuk mengantisipasi tidak terjaminnya perawatan  dan pengobatan peserta yang mengalami dugaan KK dan PAK," kata Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu 19 Juli 2017.

Peserta yang mengalami hal tersebut akan langsung dijamin BPJS Kesehatan untuk kemudian ditagihkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Dengan kerja sama ini diharapkan bisa memastikan pemberian layanan kepada peserta, agar tidak menambah beban mereka yang terkena musibah.

Selain itu, kerja sama ini juga menjembatani kebijakan strategis kedua lembaga BPJS terkait pelayanan, diantaranya adalah pengajuan penggantian klaim, peningkatan perluasan fasilitas kesehatan, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi bersama.

Adapun ruang lingkup kerjasama ini meliputi Pelaksanaan sinergi pelayanan Jaminan KK dan PAK bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pengajuan penggantian klaim program KK atau PAK, peningkatan perluasan fasilitas kesehatan, pelaksanaan sosialisasi dan evaluasi bersama terkait jaminan KK/PAK, dan kerja sama lain yang disepakati oleh BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Mekanisme pelayanan dan penjaminan ini diatur, di mana BPJS Kesehatan bertindak sebagai penjamin awal terhadap kasus yang diduga kasus KK atau PAK, tetapi belum dapat dibuktikan selambat-lambatnya dalam waktu tiga hari kerja. BPJS Ketenagakerjaan bertindak sebagai penjamin terhadap kasus KK atau PAK yang telah dibuktikan dalam waktu tiga hari kerja.

“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat, harapannya peserta BPJS Ketenagakerjaan yang juga merupakan peserta BPJS Kesehatan akan mendapatkan benefit pelayanan yang sesuai dengan haknya,” kata Maya.


(AHL)