Empat Tahun Jokowi-JK

Penyerapan Dana Desa Diklaim Makin Membaik

Sunnaholomi Halakrispen    •    Kamis, 25 Oct 2018 06:29 WIB
kabinet jokowi-jkdana desa
Penyerapan Dana Desa Diklaim Makin Membaik
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo (kedua dari kanan). Medcom.id/ Sunnaholomi Halakrispen,

Jakarta: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan Rp187 triliun dana desa telah tersalurkan. 

"Peningkatan penyerapan ini cerminan tata kelola di desa membaik. Keberhasilan dana desa pun ditentukan oleh pendampingan," ujar Eko di Gedung Kementerian Sekretariat Negara RI, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Oktober 2018.

Ia memaparkan terdapat 40.000 pendamping desa. Selain itu Kemendes melakukan kerja sama dengan Forum Pertides (Perguruan Tinggi untuk Desa) dengan 100 universitas.

Seluruh universitas setiap tahunnya mengirim 75 ribu mahasiswa KKN tematik ke desa-desa. Hal tersebut dinyatakan untuk membantu pendampingan desa.

Ia mengklaim penyerapan dana desa selama empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla semakin membaik. Di tahun 2015 dana desa sebesar Rp20,67 triliun dengan penyerapan 82,72 persen.

Tahun berikutnya dana desa Rp46,98 triliun dengan penyerapan sebesar 97,65 persen. Sedangkan di tahun 2017 dengan dana desa sebesar Rp60 triliun penyerapannya mencapai 98,54 persen.

Selain itu berdasarkan produktivitas dana desa dinilai sangat masif digunakan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Telah dibangunnya jalan desa sepanjang 158.691 kilometer, jembatan 1.028.225 meter, tambatan perahu 4.711 unit.

Kemudian 14.770 unit kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pasar desa 6.932 unit, penahan tanah 179.625 unit. Serta air bersih 942.927 unit, dan saluran irigasi 39.351 unit.

Sedangkan untuk menunjang kualitas hidup, dana desa digunakan untuk membangun Posyandu sebanyak 18.477 unit, drainase 24.005.604 meter. Pembangunan fasilitas MCK 178.034 unit, Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 48.694 unit, embung 3.026 unit, sumur 37.662 unit, dan Polindes 8.028 unit. 

"Dampak yang dihasilan yakni ada peningkatan pendapatan per kapita/ bulan di perdesaan. Pada 2014 lalu sebesar Rp 572.586, kemudian pada 2018 ini menjadi Rp 804.011. Rata-rata peningkatan pendapatan warga desa pun tercatat sebesar 6,13 persen per tahun selama periode 2015-2017. Saya yakin tujuh tahun ke depan sudah bisa di atas dua juta," pungkas dia.


(SCI)


Merpati dalam Cangkang

Merpati dalam Cangkang

21 hours Ago

NASIB maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (persero) bak burung dalam sangkar.

BERITA LAINNYA