Cukai Rokok Batal Naik, BPJS Kesehatan tak Khawatir Defisit

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 06 Nov 2018 17:03 WIB
cukai rokok palsu
Cukai Rokok Batal Naik, BPJS Kesehatan tak Khawatir Defisit
Rokok. MI/Panca.

Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak khawatir terkait dengan pembatalan rencana kenaikan cukai rokok di 2019. Rencana kenaikan tarif cukai hasil tembakau tersebut sebelumnya bakal dilakukan guna menambal keuangan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan mengalami defisit yang terus berjalan dari tahun ke tahun.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf menjelaskan memang rokok menjadi salah satu objek pengenaan cukai untuk kepentingan kesehatan. Hal tersebut telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2018.

"Jelas kontribusi pajak rokok kesehatan kan ada. Pajak rokok untuk kesehatan tetap diberikan, kalau kaitannya kenaikan cukai tentu ada pertimbangan kenapa sekarang belum dinaikkan," kata Iqbal pada Medcom.id, Jakarta, Selasa, 6 November 2018.

Namun, Iqbal bilang cukai rokok menjadi alternatif pembiayaan bagi BPJS Kesehatan. Sedangkan sumber utama pembiayaan tentu berasal dari iuran peserta BPJS Kesehatan.

Dia bilang apabila dari cukai rokok dan iuran tidak cukup untuk membiayaai klaim layanan kesehatan maka tentunya BPJS Kesehatan bergantung dari suntikan dana pemerintah. Iqbal bilang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2013 yang diubah menjadi PP Nomor 84 Tahun 2015 menyatakan salah satu opsi untuk menutup aset dana jaminan sosial kesehatan yang negatif yakni dengan suntikan dana dari pemerintah.

"Pemerintah tentu berfikir selalu ada alternatif untuk BPJS Kesehatan," jelas dia.

BPJS memperkirakan akumulasi defisit anggaran hingga saat ini mencapai sebesar Rp16,5 triliun. Namun berdasarkan hasil audit dari  Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) menyatakan defisit bisa lebih rendah yaitu Rp10,58 triliun.

Sebelumnya Pemerintah memutuskan tidak menaikkan pajak cukai rokok pada 2019. Kebijakan itu diputuskan dalam rapat kabinet yang digelar Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat lalu.

"Mendengar seluruh evaluasi dan masukan dari sidang kabinet, maka kami memutuskan bahwa tidak akan ada perubahan atau kenaikan cukai pada 2019. Kita akan menggunakan tingkat cukai yang ada sampai dengan 2018 ini," ujar Presiden Joko Widodo.

Awalnya pemerintah berencana menaikkan cukai rokok 2019. Paling cepat, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dikeluarkan pada Oktober 2018.


(SAW)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA