Nilai Ekspor Desember USD14,18 Miliar

Ilham wibowo    •    Selasa, 15 Jan 2019 12:22 WIB
eksporbpsneraca perdagangan indonesia
Nilai Ekspor Desember USD14,18 Miliar
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id)

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Desember 2018 sebesar USD14,18 miliar. Hasil tersebut terbilang menurun dibanding nilai ekspor November 2018 yang mencapai USD14,83 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto memaparkan penurunan ekspor Desember 2018 ini disebabkan oleh pelemahan ekspor nonmigas sebesar 8,15 persen (m to m) dari USD13,53 miliar menjadi USD12,43 miliar. Kondisi berbeda terjadi pada ekspor migas yang tercatat naik 27,34 persen dari USD1,37 miliar menjadi USD1,75 miliar.

"Secara keseluruhan nilai ekspor Desember 2018 mencapai USD14,18 miliar, turun 4,89 persen dibanding November 2018," ujar Suhariyanto di gedung BPS, Jalan dr. Sutomo, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.

Ekspor Indonesia menurut sektor, kelompok pertambangan masih menempati jumlah tertinggi sebesar USD2,12 miliar serta industri pengolahan sebesar USD10,01 miliar. Posisi nilai ekspor selanjutnya ditempati kelompok migas sebesar USD1,75 miliar dan pertanian sebesar USD0,30 miliar.

"Ekspor nonmigas menyumbang 87,68 persen dari total ekspor Desember 2018," tuturnya.

Menurut Suhariyanto beragam faktor turut mempengaruhi pelemahan ekspor pada bulan Desember 2018. Satu di antara penyebabnya lantaran pelambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara mitra dagang.

"Banyak faktor menjadi penyebab penurunan ekspor ini seperti jumlah hari efektif mengalami pengurangan karena libur perayaan Natal dan tahun baru dan juga fluktuasi harga komoditas," ungkapnya.

Ekspor nonmigas Desember 2018 terbesar adalah Tiongkok yaitu USD1,67 miliar, disusul Amerika Serikat USD1,48 miliar dan Jepang USD1,66 miliar. Kontribusi ketiganya mencapai 34,70 persen. Sementara ekspor ke uni Eropa sebanyak 28 negara tercatat sebesar USD1,33 miliar.

 


(AHL)