Alasan Maskapai Bertarif Murah Bertahan

Nia Deviyana    •    Kamis, 08 Nov 2018 07:29 WIB
bisnis maskapailion air
Alasan Maskapai Bertarif Murah Bertahan
Illlustrasi. Dok:AFP.

Jakarta: Hadirnya maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) merangkul kebutuhan semua kalangan. Kini, bisa dikatakan semua orang bisa bepergian dengan pesawat terbang. Menurut pengamat penerbangan Gerry Soejatman, ini alasan kenapa bisnis LCC bertahan.

"Kenapa mereka bisa kasih harga tiket murah? karena ada fasilitas kenyamanan yang dihilangkan. Selain itu maskapai melakukan penghematan dari kepemilikkan pesawat," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu, 7 November 2018.

Gerry melanjutkan, maskapai yang membeli pesawat dalam jumlah besar terkadang mendapatkan diskon lebih dari 50 persen per pesawat, termasuk penawaran paket pemeliharaan pesawat dari pabrik sehingga biaya bisa ditekan.

Namun dengan tarif yang murah, lanjut Gerry, bukan berarti maskapai tidak mendapat keuntungan.

"Cara lain LCC mendapatkan keuntungan adalah dari penjualan makanan dan souvenir, bukan per orang per pesawat, tapi total dalam jangka waktu satu tahun, sehingga pemesanan ke katering akan menjadi lebih murah," paparnya.

Gerry pun menampik asumsi yang mengatakan tarif murah identik dengan keselamatan yang rendah. Menurut dia, maskapai LCC pada akhirnya akan merugi bila yang dilakukan adalah memangkas biaya-biaya yang terkait dengan keselamatan.

Begitu juga dengan delay yang sering terjadi pada LCC, juga merugikan bagi maskapai itu sendiri .
"Biaya satu menit delay LCC dapat lebih besar dari yang bukan LCC," pungkasnya.


(SAW)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

8 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA