Tumbuh 18,71%, BTN Salurkan Kredit Rp169,69 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Senin, 17 Apr 2017 19:55 WIB
btn
Tumbuh 18,71%, BTN Salurkan Kredit Rp169,69 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyalurkan kredit atau pembiayaan sebesar Rp169,69 triliun pada kuartal I-2017. Posisi ini tumbuh 18,71 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit nasional di Februari 2017 yang tercatat sebesar 8,4 persen (yoy).

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, kenaikan pertumbuhan kredit ini didorong kredit perumahan yang mendominasi portofolio pinjaman perseroan atau sebesar 90,35 persen. Menurut dia, Kredit pemilikan rumah (KPR) Subsidi menjadi penyokong terbesar pertumbuhan kredit perumahan BTN.

"KPR subsidi BTN tercatat naik sebesar 29,62 persen yoy. Kredit konstruksi perseroan pun tumbuh 18,44 persen yoy. Kemudian, kredit komersial meningkat 20,57 persen yoy per kuartal I-2017," ujar dia di Menara BTN, Jakarta Pusat, Senin 17 April 2017.

Menurut Maryono, pertumbuhan KPR subsidi tersebut menjadi bukti komitmen perseroan mendukung program Sejuta Rumah. Per kuartal Ib2017, Bank BTN mencatatkan kontribusi sejumlah 271.679 unit rumah dengan nilai Rp27,44 triliun. Dari sisi demand, perseroan telah menyalurkan 44.442 unit KPR baik subsidi maupun nonsubsidi dengan nilai total sebesar Rp7,24 triliun.

"Kemudian, dari sisi supply, total nilai proyek yang dibiayai BTN yakni sebanyak 227.237 unit atau setara Rp20,21 triliun. Hasilnya, kami juga dapat terus mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar KPR di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 34,21 persen,” jelas Maryono.

Pertumbuhan kredit dan pembiayaan tersebut juga menaikkan total aset BTN sebesar 20,12 persen yoy menjadi Rp214,31 triliun. Perbaikan kualitas kredit pun ditunjukkan dengan perbaikan rasio non-performing loan (NPL) gross  BTN per 31 Maret 2017 menjadi sebesar 3,34 persen atau menurun dari 3,59 persen di periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pertumbuhan DPK naik di level 20,02 persen yoy menjadi Rp157,42 triliun. Pertumbuhan DPK didorong oleh pertumbuhan giro, yang mengalami kenaikan sebesar 29,36 persen yoy. Sementara itu, deposito dan tabungan masing-masing meningkat 21,59 persen dan 5,85 persen yoy.

Kenaikan giro dan tabungan BTN juga membuat dana murah atau current account and savings account (CASA) perseroan naik 18,22 persen yoy dari Rp61,3 triliun pada Maret 2016 menjadi Rp72,47 triliun di bulan yang sama tahun ini. Posisi tersebut membuat porsi CASA menempati 46,04 persen terhadap total DPK BTN pada kuartal I-2017.




(AHL)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

2 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA