Perempuan Lajang Perlu Atur Keuangan

   •    Jumat, 21 Apr 2017 11:38 WIB
tips keuangan
Perempuan Lajang Perlu Atur Keuangan
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perempuan berstatus lajang dinilai lebih bebas dalam mengelola keuangan. Belum adanya tanggungan atau tujuan spesifik membuat perempuan lajang bebas menggunakan uang hasil dari bekerja untuk apa saja.

Meski begitu, perempuan lajang tetap perlu untuk nengatur keuangan. Sebab jika digunakan tanpa pengaturan, bukan tidak mungkin perempuan lajang justru mengalami kesulitan keuangan.

"Tetap harus ada arahan tertentu yang membuat uang ini lebih terukur penggunaannya. Jangan sampai kebablasan karena kalau kebablasan bisa berkontribusi negatif terhadap keuangan," ujar Spesialis Investasi PT Manulife Krizia Maulana dalam Cerdas 5 Menit, Jumat 21 April 21017.

Krizia mengatakan cara paling mudah dan efektif mengatur keuangan adalah catat pengeluaran setiap bulan dari hasil upah bekerja. Catatan itu kemudian bisa dipelajari untuk melihat pos-pos mana yang bisa dihemat agar pengeluaran di bulan berikutnya lebih efektif.

Cara lainnya, kata Krizia, perempuan lajang disarankan agar tidak terlalu tergoda dengan tawaran-tawaran, promosi, atau diskon. Sebab, dengan menekan hasrat berbelanja, dan tidak mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan akan membuat kondisi keuangan lebih sehat.

"Kita juga harus belajar membayar kewajiban-kewajiban di awal ketika menerima gaji. Setidaknya belanjalah setelah dua atau tiga minggu setelah mendapat gaji, kalau masih ada sisa maka masih ada bujet untuk belanja," katanya. 

Selain mengatur keuangan, perempuan lajang juga perlu berinvestasi. Sebab investasi salah satunya bisa membuat seseorang mampu membeli sesuatu yang awalnya tidak terjangkau menjadi terjangkau. 

Ada beberapa investasi yang bisa diikuti, seperti properti maupun saham. Namun khusus bagi perempuan lajang disarankan untuk ikut investasi dalam reksa dana.

"Karena diangggap lebih terjangkau dan aman, dengan uang Rp100 ribu sudah bisa berinvestasi dan memiliki tingkat likuiditas tinggi juga risikonya bisa dipilih sesuai kemampuan investor," jelas Krizia.




(MEL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA