OJK Takkan Atur Suku Bunga Fintech

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 17 May 2017 17:21 WIB
fintech
OJK Takkan Atur Suku Bunga Fintech
Ilustrasi OJK. (FOTO: ANTARA/Fanny Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan tidak akan mengatur suku bunga yang telah ditetapkan oleh pelaku financial technology (fintech). Meski sudah ada beberapa fintech yang menetapkan suku bunga sebesar satu persen per hari untuk pinjaman pertama. bunga itu dinilai sangat besar bila waktu pinjaman berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Deputi Dewan Komisioner Industri Keuangan Nonbank OJK Edy Setiadi menyatakan, OJK akan mengembalikan hal pengenaan suku bunga ke mekanisme pasar para pelaku fintech.‎ Sebab, fintech sudah tergabung dalam asosiasi.

Edi pun menilai wajar jika OJK mengembalikan kembali keputusan soal suku bunga ke asosiasi yang menaungi fintech tersebut.‎ Karena, mereka yang mengerti semua aturannya.

"Nantinya biar masyarakat yang menilai. Jika dirasa besar, tentu dia bisa memilih," ungkap Edy, ‎ditemui dalam seminar 'Sinergi Antara Regulator, Perbankan & Pengembang Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Kredit & Perlindungan Konsumen di Sektor Property', di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.




Namun demikian, tutur Edy, OJK telah mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait fintech pada Januari 2017 lalu. Tapi, POJK itu perlu disempurnakan kembali, karena perjalanan fintech sangat cepat dan dinamis.

Dia mengatakan, layanan fintech sangat beragam. Ada yang berbentuk crowd funding, payment, peer to peer landing, dan sebagainya.

"Ke depan POJK akan dilengkapkan, karena POJK itu belum lengkap, dan akan disempurnakan. Aga‎r aspeknya bisa lebih prudent lagi," papar Edy.

Sebagaimana diketahui, OJK belum secara khusus mengatur terkait bunga yang dibebankan kepada debitur yang meminjam uang di perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending atau yang melayani jasa pinjaman secara daring.

Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI), secara umum hanya mengatur persyaratan untuk pendaftaran perusahaan fintech. Jangka waktu maksimal pendaftaran yaitu semester I-2017.


(AHL)