Harga Emas Antam Bergerak Naik ke Rp634.661/Gram

Angga Bratadharma    •    Kamis, 09 Nov 2017 10:01 WIB
harga emas
Harga Emas Antam Bergerak Naik ke Rp634.661/Gram
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis terlihat menguat sebesar Rp2.018 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp632.643 per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp634.661 per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp555 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Kamis 9 November 2017, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp597,8 ribu per gram atau setara dengan Rp5,978 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp592,2 ribu per gram atau setara dengan Rp14,80 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp589,2 ribu per gram atau setara dengan Rp29,46 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp587,49 ribu per gram atau setara dengan Rp58,74 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp585,17 ribu per gram atau setara dengan Rp292,58 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Selain itu, harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 yakni 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen). Sedangkan buy back di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 yakni 1,5 persen dan tanpa NPWP tiga persen.

Sementara itu, kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) karena dolar Amerika Serikat (USD) kehilangan beberapa momentum mengenai kemungkinan penundaan dalam reformasi pajak.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 19,8 sen atau 1,17 persen, menjadi ditutup pada USD17,138 per ons. Platinum untuk Januari berikutnya naik USD12,6 atau 1,36 persen, untuk menetap di USD937,90 per ons.

 


(ABD)